Wali Kota harap presiden terpilih bisa perhatikan Palangka Raya

id Fairid Naparin , presiden terpilih,Palangka Raya,Fairid Naparin harap presiden terpilih bisa perhatikan Palangka Raya

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin berharap presiden yang terpilih pada Pemilihan Umum 2019 semakin memperhatikan kondisi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah itu.

"Palangka Raya adalah kota madya terluas di Indonesia yang sampai saat ini masih memiliki kendala infrastruktur. Kami harap ini bisa menjadi perhatian presiden terpilih nanti," kata dia di Palangka Raya, Jumat.

Menurutnya, salah satu bentuk perhatian presiden terpilih melalui pemerintah pusat ini bisa seperti pelaksanaan program pembangunan nasional di kota itu.

Selain itu, lanjut dia bentuk perhatian itu bisa juga melalui penambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan pusat untuk daerah.

"Pendapatan Asli Daerah (PAD) Palangka Raya terbatas sehingga untuk percepatan pembangunan memerlukan suntikan anggaran dari pusat. Selain itu kita juga ingin ada pelaku ekonomi makro di Palangka Raya yang tentunya juga memerlukan modal besar," jelasnya.

Sebagai ibu kota provinsi, pembangunan di Kota Palangka Raya tentunya menjadi sorotan banyak pihak, bahkan harus menjadi acuan pemerintah lain terutama di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Fairid kembali berharap siapa pun presiden yang terpilih nantinya bisa meningkatkan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan di "Kota Cantik".

Dia juga berharap para wakil rakyat yang nantinya diberi amanah menjadi anggota DPR-RI dan DPD-RI semakin getol memperjuangkan program pembangunan di daerah.

"Melalui wakil kita yang duduk di Senayan itu kita sampaikan harapan dan keinginan masyarakat di daerah. Dengan adanya wakil kita di Senayan, kita harap pembangunan di Kalimantan Tengah umumnya dan Palangka Raya khususnya semakin meningkat," harapnya.
 

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar