Hitung cepat pemilu harus disikapi positif, kata Sekda Kalteng

id Pemerintah provinsi kalimantan tengah, pemprov kalteng, sekda kalteng, fahrizal fitri, hitung cepat, pemilu 2019, pemilu presiden, pemilu legislatif

Hitung cepat pemilu harus disikapi positif, kata Sekda Kalteng

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri. (Foto Antara Kalteng/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri menjelaskan, hitung cepat pada pemilu yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei merupakan hal yang legal dan sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini.

"Untuk itu semua pihak harus bisa menyikapinya dengan positif dan mencermatinya secara jernih," katanya di Palangka Raya, Sabtu.

Hitung cepat adalah sebuah metode verifikasi hasil pemilihan yang dilakukan dengan menghitung presentase hasil pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadikan sampel.

Hitung cepat memberikan gambaran dan akurasi yang cukup tinggi, karena penghitungan hasil pemilu dilakukan langsung dari TPS target, bukan berdasarkan persepsi atau pengakuan responden.

"Pengambilan sampel dilakukan di titik-titik tertentu yang dianggap layak dan bisa menjadi gambaran umum. Biasanya akan ada perbedaan dengan penghitungan normal, yakni dua hingga tiga digit," ungkapnya.

Fahrizal menyebut, perkembangan teknologi saat ini membuat kebutuhan masyarakat meningkat. Salah satunya dalam hal penyajian data dan informasi yang dituntut lebih cepat dan terus diperbaharui secara berkala.

Dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 ini, hitung cepat menjadi salah satu alternatif yang dinilai tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Meskipun semua pihak harus mengingat kembali, penghitungan yang diakui adalah yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Tujuan dan manfaat hitung cepat pun salah satunya, yaitu agar pihak-pihak yang berkepentingan memiliki data pembanding yang dapat digunakan, untuk medeteksi adanya kemungkinan kecurangan yang terjadi pada proses tabulasi suara.

"Sikapi dengan positif hasil hitung cepat pemilu dan bersabar menunggu hasil penghitungan resmi milik KPU. Semua pihak harus bisa bersatu dan bersama-sama menjaga kamtibmas di Kalteng," tegas Fahrizal.

Ia mengingatkan, agar para pemangku kepentingan dan masyarakat bisa menahan diri dan tidak mudah terpancing isu-isu yang bersifat provokatif. Usai pemilu, semua pihak diminta berlapang dada dan menerima apapun hasil akhir yang nantinya telah ditetapkan.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar