Pantau rapat pleno, Bupati Supian Hadi minta masyarakat jaga kamtibmas

id Pantau pleno kecamatan, Bupati Supian Hadi minta masyarakat jaga kamtibmas,Pemilu,Sampit

Bupati H Supian Hadi (kaos putih) berbincang dengan sejumlah anggota DPRD Kotim dan calon anggota legislatif saat memantau rapat pleno terbuka di Kecamatan Baamang, Sabtu (20/4/2019). (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah H Supian Hadi memantau rapat pleno terbuka penghitungan suara hasil pemilu serentak 2019 di Kota Sampit yang hari ini mulai dilaksanakan di tingkat kecamatan.

"Sejauh ini semua berjalan lancar. Mudah-mudahan suasana seperti ini tidak hanya di kawasan kota, tetapi juga kecamatan-kecamatan kawasan luar kota. Saya minta semua pihak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta kondisi daerah agar selalu kondusif," kata Supian Hadi di Sampit, Sabtu.

Supian memantau rapat pleno di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. Dia ingin memastikan semua berjalan lancar dengan mengajak semua pihak terkait untuk mengedepankan kebersamaan dan jalan musyawarah.

Dia berdiskusi dengan penyelenggara pemilu, pemerintah kecamatan, polisi, TNI, calon anggota legislatif, tim sukses maupun warga yang mengikuti rapat pleno terbuka. Dia sangat berharap semua pihak bekerja sama sehingga rapat pleno berjalan lancar.

Rapat pleno terbuka di 15 kecamatan lainnya juga menjadi perhatiannya. Supian memantau melalui laporan dari masing-masing camat yang melaporkan secara rinci kondisi dan gambaran hasil rapat pleno tersebut.

Untuk sementara ini, laporan dari seluruh camat menyatakan bahwa rapat pleno berjalan lancar. Namun dia meminta semua tetap waspada agar jika ada ancaman gangguan maka bisa dicegah atau diantisipasi.

"Semua sudah berjalan dan sekarang kita tinggal menunggu hasilnya. Saya lihat para caleg (calon anggota legislatif) dan tim sukses juga duduk bersama dan bercanda. Kebersamaan dan kekompakan ini yang harus terus kita jaga," kata Supian.

Sebelumnya, rapat pleno terbuka di kantor Kecamatan Baamang sempat terjadi ketegangan. Penyebabnya karena protes sejumlah saksi, ditambah tenda tempat pelaksanaan yang dipaksakan digunakan untuk pleno dua desa/kelurahan sekaligus sehingga membuat kondisi kurang kondusif.

Akibat kejadian itu, rapat pleno sempat dihentikan dan jumlah petugas keamanan dari Polri dan TNI ditambah. Namun setelah panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan pemerintah kecamatan mendirikan tenda tambahan, rapat pleno kembali dilanjutkan dan berjalan lancar.

Kapolres AKBP Mohammad Rommel dan Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Inf Sumarlin Marzuki secara bergantian juga sempat memantau rapat pleno di lokasi tersebut. Mereka berpesan agar semua pihak untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar semua berjalan lancar.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar