Bupati Lamandau temukan puluhan korban banjir alami gangguan kesehatan

id kabupaten lamandau,korban banjir di lamandau,bupati lamandau,hendra lesmana,banjir di lamandau

Bupati Lamandau Hendra Lesmana bersama istri saat mengunjungi korban banjir di Desa Bunut dan Sungai Mentawa, Kecamatan Bulik, kabupaten setempat, Kamis (2/5/2019). (Foto BPBD Lamandau)

Sebanyak 25 orang masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan itu tersebar di Desa Bunut dan Desa Sungai Mentawa
Nanga Bulik, Lamandau (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Hendra Lesmana saat melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi banjir di kabupaten setempat, menemukan puluhan masyarakat mengalami gangguan kesehatan.

Sebanyak 25 orang masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan itu tersebar di Desa Bunut dan Desa Sungai Mentawa, kata Hendra di Nanga Bulik, Jumat.

"Gangguan kesehatan dialami itu ada yang tensinya naik, serta depresi akibat harus selalu siaga dari kebanjiran," tambahnya.

Kunjungannya ke dua desa yang dilakukan orang nomor satu di abupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu menggunakan kendaraan operasional speed boat Polres Lamandau, ditambah satu speed boat operasional Tagana.

Kunjungan tersebut untuk memastikan keselamatan dan kesehatan warga, sekaligus pendataan rumah warga yang terdampak banjir oleh BPBD dan Dinas Sosial kabupaten setempat.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan pengobatan gratis bagi warga yang terserang penyakit serta dibagikan nutrisi bagi bayi dan makanan ringan untuk warga.

"Saya bersama istri menyempatkan diri mengunjungi tempat tinggal sementara bagi warga yang dievakuasi karena rumah mereka terendam air," kata Hendra.

Kunjungan ke Desa Bunut dan Desa Sungai Mentawa lantaran dua desa tersebut hampir seluruh rumah warga terendam banjir, hal ini dikarenakan secara geografis dua desa tersebut berada tepat di pinggiran Sungai Lamandau.

Kepada warga ia berpesan agar selalu waspada terhadap keadaan alam dan cuaca yang terbilang ekstrem, selain itu yang lebih penting ia meminta agar warga memprioritaskan keselamatan diri dan keluarga.

Baca juga: Guru pedalaman Lamandau dimotivasi tetap bersemangat mengabdi

"Intensitas hujan di Lamandau masih cukup tinggi, jadi saya minta agar warga siaga dan jaga keselamatan diri dan keluarga," kata Hendra.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau Triyan Kuderon menambahkan dalam kunjungan bupati ke lokasi banjir, selain didampingi oleh istri, juga hadir Kepala Dinas Kesehatan beserta staff, Kepala Dinas PUPR, Dinas Sosial, Wakapolres, Danramil 05 Bulik, dan Sekretaris Camat Bulik,

Dari pendataan yang dilakukan di Desa Bunut ada enam kepala keluarga yang rumahnya terendam air setinggi 50 sampai 100 centimeter, di Desa Sungai Mentawa ada 35 kepala keluarga.

"Banjir juga terjadi di Kelurahan Bulik, Kecamatan Bulik dari data yang kita terima ada sebanyak lima KK di RT 12 yang rumahnya terendam air, di RT 10 sebanyak 12 KK, RT 4 sebanyak empat KK, di RT 8 sebanyak 20 KK dan di RT 1 sebanyak lima KK," demikian Triyan.

Baca juga: Bantuan logistik terhadap korban banjir segera dikirim, kata Bupati Lamandau

Baca juga: Enam kecamatan di Lamandau terendam banjir

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar