Barito Utara usulkan 20 kube terima bantuan modal usaha

id kube barito utara,bantuan modal kube barito utara,kube kementerian sosial

Plt Kadis Sosia PMD Barito Utara Eveready Noor (kedua kiri) dan Plh Kabid Penanggulangan Fakir Miskin Dinsos Provinsi Kalteng Suryanto (Ketiga kanan) menyerahkan secara simbolis kepada bantuan Kube kepada dua kelompok Kube di aula Setda lantai I di Muara Teweh, Kamis (9/5). (Istimewa)

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada 2019 ini mengusulkan 20 kelompok usaha bersama (Kube) di daerah ini untuk mendapat bantuan modal usaha dari Kementerian Sosial RI.

"Saat ini kami masih menunggu realisasi bantuan modal usaha dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Provinsi Kalteng," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan, Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Utara Eveready Noor di Muara Teweh, Sabtu.

Menurut dia, saat ini ada 20 kube di Barito Utara tersebar di empat kelurahan yang akan menerima bantuan untuk modal usaha bersama, dari 20 kube itu, ada 16 kube yang akan berusaha membuka usaha berjualan sembako, dua kube usaha ternak ayam, satu kube usaha sadap karet dan satu kube lagi usaha laundry.

Adapun 20 kube yang bakal menerima bantuan modal usaha yaitu Kube Mawar, Kube Ester Kube Asoka, Kube Melati, Kube Anggora dan Kube Tulip yang berasal dari Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah. Kemudian Kube anggrek, Kube Flores, Kube Panglima Batur, Kube Mangkusari yang berasal dari Kelurahan Melayu, Teweh Tengah.

Selanjutnya Kube Sosial Berjaya, Kube Mandiri, Kube Bauntung dan Kube Lili Rumaida berasal dari Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru. Kube Sejahtera, Kube Bunga Dahlia, Kube Karya Bersama, Kube Srikandi Kube Mangkusari Berjaya dan Kube Maju Bersama dari Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru.
    
 
Plt Kadis Sosia PMD Barito Utara Eveready Noor) dan Plh Kabid Penanggulangan Fakir Miskin Dinsos Provinsi Kalteng Suryanto foto bersama para penerima bantuan kube 2019 di aula Setda lantai I di Muara Teweh, Kamis (9/5). (Istimewa)
"Diharapkan bantuan modal berusaha masing-masing mendapat Rp20 juta setiap dari pemerintah ini nantinya bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan dan semakin banyak anggota Kube yang berhasil keluar dari garis kemiskinan," katanya.

Eveready Noor mengatakan, belum lama ini pihaknya bersama Dinas Sosial Kalteng menggelar bimbinan teknis yang diikuti 20 anggota kube di daerah ini dalam rangka penguatan sumber daya manusia penerima manfaat melalui kube yang dinilai salah satu usaha ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada fakir miskin. 

"Didalamnya terdapat tiga aspek atau dimensi yang menjadi fondasi dan tujuan Kube yaitu sosial, kelembagaan dan ekonomi," kata dia.

Kegiatan tersebut sebagai acuan bagi penerima manfaat, pendamping dalam pelaksanaan program, tersusunya rencana program kube secara sistematis dan terintegritas. 

Selain itu terlaksananya Kube secara tepat guna (efektif dan efesien) dan berkelanjutan dengan pengelolaan kube, pemilihan dan penetapan usaha, proses pendampingan dan inovasi pelaksanaan dan pengembangan UEP, monitoring dan evaluasi.

"Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah memberdayakan masyarakat tidak mampu secara berkelompok dalam penanganan fakir miskin agar mereka lebih percaya diri dalam berusaha mandiri untuk mencapai kesejahteraan keluarganya," ujar Eveready Noor.

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar