Wabup peringatkan penjual tabung gas elpiji bersubsidi di Lamandau

id Pemkab lamandau, wabup riko porwanto, harga eceran tertinggi atau het, tabung gas elpiji 3kg bersubsidi, oknum penjual di pangkalan atau agen, penyimp

Wakil Bupati Lamandau Riko Porwanto. (Foto Antara Kalteng/Koko Sulistyo)

Nanga Bulik (ANTARA) - Wakil Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Riko Porwanto menegaskan akan menindak pangkalan, agen, sub agen maupun pengecer yang menjual tabung gas elpiji 3kg bersubsidi melampaui harga eceran tertinggi (HET).

"Penindakan dilakukan aparat penegak hukum yang tergabung dalam tim terpadu pemerintah daerah, meliputi kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan instansi terkait lainnya," katanya di Lamandau, Selasa.

Apabila ada yang menjual melampaui HET yang telah ditetapkan, maka akan ditindak oleh aparatur penegak hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Keseriusan pihaknya menyikapi permasalahan ini, guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

Untuk itu pihaknya akan terus melakukan kontrol melalui tim terpadu, selain itu kepada masyarakat diharapkan juga berperan aktif dalam pengawasan di lapangan. Jika menemukan penyimpangan segera laporkan kepada pihaknya.

Riko berharap pihak pangkalan, agen dan sub agen segera menyesuaikan harga jual sesuai dengan hasil rapat yang disepakati dan menerapkan HET. Sehingga tabung gas elpiji bersubsidi tersebut, tidak lagi menjadi permasalahan.

Selama ini diketahui harga jual tabung gas elpiji 3kg yang sampai ke masyarakat bisa mencapai Rp50 ribu bahkan lebih. Tentunya kondisi tersebut sangat memberatkan bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi lemah.

"Untuk menjaga kestabilan harga ini, kami akan melakukan kontrol secara terus menerus dan berkala. Diharapkan tidak ada lagi kedepannya penyimpangan terjadi," ujarnya.

Penyebab tingginya harga jual di lapangan disebabkan oleh oknum-oknum tertentu di pangkalan yang menjual bebas tabung gas elpiji hingga ke toko. Umumnya pihak toko membeli murah di pangkalan atau agen dan menjualnya kembali dengan harga tinggi kepada masyarakat.

"Mata rantai inilah yang akan kami putus, dengan terus melakukan pengawasan yang melibatkan tim terpadu," demikian Riko.

Untuk diketahui, penetapan HET tabung gas elpiji 3kg bersubsidi yang dilaksanakan pemerintah guna menyikapi keluhan masyarakat. Berbekal hasil sidak yang dilakukan, pemkab mengundang pemilik pangkalan, agen dan sub agen di Lamandau untuk menggelar rapat penentuan HET.

Hingga ditetapkan HET tabung gas elpiji bersubsidi khusus untuk wilayah Bulik dan Sematu Jaya adalah Rp25 ribu dan wilayah yang terjauh seperti di Belantikan Raya adalah Rp30 ribu.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar