DPRD ingatkan Pemkab Kotim laksanakan sembilan program prioritas

id DPRD ingatkan Pemkab Kotim laksanakan sembilan program prioritas,DPRD,Kotawaringin Timur,Jhon Krisli,Pembangunan

Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Muhammad Jhon Krisli. (Foto Antara Kalteng/Untung Setiawan)

Sampit (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah H Muhammad Jhon Krisli  mengingatkan pemerintah kabupaten setempat untuk fokus melaksanakan sembilan program prioritas pembangunan di tahun anggaran 2019.

"Kami berharap sembilan program prioritas tersebut  dilaksanakan dengan baik sehingga bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat banyak," katanya di Sampit, Rabu.

Sembilan program prioritas yang wajib dilaksanakan pemerintah daerah tersebut meliputi infrastruktur, peningkatan kualitas hidup masyarakat, tata kelola pemerintahan yang bersih demokratis dan terpercaya, ketahanan pangan, penguatan pemerintahan desa, pemberdayaan ekonomi.

Selanjutnya, program pelestarian lingkungan hidup, penanggulangan bencana serta pariwisata dan pelestarian budaya. Selain itu, respons terhadap isu strategis dan permasalahan mendesak faktual yang dihadapi pada 2019.

"Sejalan dengan itu maka program dan kegiatan yang diusulkan harus memenuhi kriteria seperti, bagian dari upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja, penurunan kemiskinan dan pembangunan yang berbasis lingkungan," terangnya.

Prioritas lainnya yaitu program yang menyentuh secara langsung bagi usaha pemecahan masalah mendasar yang dihadapi masyarakat, selaras dan konsisten dengan kebijakan pemerintah pusat untuk mengantisipasi target nasional.

"Sembilan program prioritas pembangunan di tahun anggaran 2019 telah disepakati dan ditetapkan berdasarkan hasil kesepakatan eksekutif dan legislatif. Selain itu juga mengacu pada RPJMD 2016-2021," ucapnya.

Jhon juga meminta pelaksanaan program prioritas harus tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dengan pertimbangan pagu indikatif yang telah ditetapkan. Hal ini perlu kecermatan semua pihak sehingga pembangunan berjalan sesuai dengan kebutuhan.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi perhatian khusus guna membuka keterisolasian, disamping sektor pertanian, kesehatan dan pendidikan. Ini merupakan program wajib di tahun 2019.

Berdasarkan kesepakatan antara legislatif dan eksekutif, APBD 2019 ditetapkan dengan estimasi pendapatan sebesar Rp1.850.333.575.377. Sedangkan untuk belanja sebesar Rp1.933.598.586.269. Dan defisit sebesar Rp83.265.010.892 atau sebesar 4,50 persen.

Besarnya defisit pada APBD Kotawaringin Timur 2019 terjadi karena banyak program pembangunan prioritas yang harus dibiayai. Untuk itu pemerintah daerah diharapkan bekerja keras menggali sumber pendapatan asli daerah (PAD) agar defisit tersebut dapat tertutupi.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar