Pemudik melalui Bandara Tjilik Riwut diperkirakan terangkut semua

id Arus mudik lebaran, hari raya 1440 hijriah, pt angkasa pura II, bandara tjilik riwut palangka raya, kalimantan tengah, aktivitas penumpang, pergerakan

Pelaksana Harian Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Palangka Raya Bandara Tjilik Riwut Eri Braliantoro. (Foto Antara Kalteng/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Masyarakat yang ingin mudik Lebaran melalui Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah diperkirakan akan terangkut semua tanpa perlu khawatir kehabisan tiket.

"Pihak maskapai sudah memperhitungkan semuanya, sehingga diperkirakan semua pemudik dapat terangkut," kata Pelaksana Harian Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Palangka Raya Bandara Tjilik Riwut Eri Braliantoro, Rabu.

Hal itu ia sampaikan usai gelar apel bersama yang melibatkan berbagai instansi terkait, sekaligus pembukaan posko bersama bandara menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.

Eri menjelaskan, potensi adanya pemudik yang tidak terangkut sangatlah kecil terjadi, terlebih pada Lebaran tahun 2019 ini, jumlah pemudik melalui Bandara Tjilik Riwut diprediksi menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejak awal tahun 2019, pergerakan pesawat maupun aktivitas penumpang mengalami penurunan. Berdasarkan prediksi, akan terjadi penurunan hingga 3,7 persen terhadap aktivitas penumpang dan 5,2 persen terhadap pergerakan pesawat, terhitung H-7 sebelum hingga H+7 sesudah Lebaran.

"Namun semua itu masih bersifat prediksi, sehingga kami pun berharap agar penurunan tidak benar-benar terjadi. Kami bersama pihak maskapai terus berupaya, agar aktivitas pemudik dan angkutan Lebaran minimal sama dengan tahun lalu atau bahkan meningkat," tuturnya.

Baca juga: Pemudik melalui Bandara Tjilik Riwut diprediksi turun

Baca juga: Puncak arus mudik di Bandara Tjilik Riwut diprediksi H-4 Lebaran


Sementara itu untuk posko bersama bandara, mulai diaktifkan sejak Rabu (29/5) atau H-7 sebelum Lebaran hingga H+7 yakni pada 16 Juni 2019 mendatang. Ada sekitar 50 personel yang ditugaskan secara bergantian di posko tersebut nantinya.

Personel itu merupakan gabungan dari berbagai instansi terkait, mulai dari PT Angkasa Pura II, Polri, TNI, Balai Karantina dan lainnya. Keberadaan para petugas di posko bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa, sehingga arus mudik dan arus balik berjalan secara maksimal.

"Sesuai ketentuan posko akan dibuka selama 14 hari hingga H+7 setelah Lebaran, namun penambahan waktu bisa saja dilakukan menyesuaikan perkembangan tingkat penumpang di bandara," tegas Eri.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar