Bazar UMKM ramaikan objek wisata ikon Jelawat

id Bazar UMKM ramaikan objek wisata ikon Jelawat,Kadin,Kotim,Kotawaringin Timur,Jelawat,Sampit,UMKM

Sekretaris Daerah Kotim Halikinnor berbelanja di bazar UMKM dalam "Creative Zone Sampit 2019" di ikon Jelawat Sampit, Sabtu (15/6/2019). (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (ANTARA) - Objek wisata ikon Jelawat di pinggir Sungai Mentaya Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah kini makin ramai dengan kehadiran pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menggelar bazar setiap Rabu, Kamis dan Sabtu.

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas terobosan Kadin bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk mendorong pengembangan UMKM melalui program ini. Ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung UMKM," kata Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur Halikinnor saat membuka "Creative Zone Sampit 2019" di Sampit, Sabtu.

"Creative Zone Sampit 2019" merupakan program yang dilaksanakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotawaringin Timur. Ikon Jelawat sengaja dipilih menjadi lokasi kegiatan karena objek wisata itu setiap hari selalu ramai pengunjung.

Halikinnor menyatakan, program ini sangat bermanfaat membantu mempromosikan dan memasarkan produk-produk UMKM. Di sisi lain, program ini juga memberikan suasana baru bagi pengunjung ikon Jelawat.

Halikinnor berterima kasih karena Kadin Kotawaringin Timur menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap pembinaan UMKM. Sektor UMKM harus mendapat prioritas karena bersentuhan langsung dengan masyarakat menengah ke bawah.

Hal itulah yang membuat pemerintah daerah sangat mengapresiasi dukungan Kadin terhadap pelaku UMKM. Pemerintah daerah juga menyetujui usulan Kadin agar kawasan selatan ikon Jelawat digunakan pelaku UMKM peserta  "Creative Zone Sampit 2019" secara berkelanjutan.

"Sektor UMKM sudah teruji lebih tahan terhadap krisis ekonomi. Selain itu, sektor ini juga langsung bersentuhan dengan ekonomi kerakyatan sehingga harus didukung semua pihak. Saya sudah arahkan agar mereka jangan dipungut retribusi dulu sampai mereka sudah ada penghasilan lumayan di sini," kata Halikinnor.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotawaringin Timur Redy Setiawan sangat berterima kasih kepada Kadin yang sangat antusias melaksanakan kegiatan itu dengan dukungan dana dan tenaga untuk membantu pelaku UMKM.

"Kadin rela mengeluarkan biaya untuk melaksanakan kegiatan ini. Kami sangat berterima kasih karena ini sangat bermanfaat. Kami berharap ini bisa dilaksanakan berkelanjutan," kata Redy.

Ketua Kadin Kotawaringin Timur Susilo mengatakan, "Creative Zone Sampit 2019" merupakan upaya membantu mendorong pengembangan sektor UMKM. Kegiatannya tidak hanya penjualan produk melalui bazar, tetapi juga kegiatan lain seperti hiburan dan diskusi bisnis.

"Daripada generasi muda kita melakukan tindakan yang tidak bermanfaat, lebih baik kita arahkan ke sini untuk diskusi dan belajar bisnis. Kami dari Kadin selalu siap berbagi. Kadin merupakan wadah bagi semua pelaku usaha," kata Susilo.

"Creative Zone Sampit 2019" akan digelar berkelanjutan setiap Rabu, Kamis dan Sabtu yang dimulai sore hingga malam. Khusus Sabtu, rencananya juga akan diisi hiburan dan diskusi bisnis.

Susilo berharap kegiatan ini membawa dampak positif bagi UMKM dan masyarakat. Dia bahkan berharap nantinya "Creative Zone Sampit 2019" juga akan diikuti peserta dari daerah lain di Kalimantan Tengah.

Pengusaha sukses ini menilai potensi sektor UMKM masih cukup besar. Perlu perhatian dan kepedulian semua pihak untuk membantu membina dan mendukung pengembangan sektor UMKM. Kadin selalu siap dan terbuka membantu pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar