Anggarkan Rp50 miliar, Pemkab Kotim berharap dapat suntikan dana pilkada

id Anggarkan Rp50 miliar, Pemkab Kotim berharap dapat suntikan dana pilkada,Kotim,Kotawaringin Timur,Pemilu,Pilkada,Sampit,Halikinnor

Pendistribusian logistik pemilu melalui jalur sungai saat pemilu legislatif 17 April 2019 lalu. Tahapan ini akan kembali dilakukan menjelang pilkada 2020 nanti. (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pemilu kepala daerah setempat pada 2020 seraya berharap dapat dukungan dana dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

"Kemungkinan itu masih kurang tapi harap dimaksimalkan agar bisa cukup. Apalagi harapan kami nanti ada sharing dana juga kan dengan pemerintah provinsi karena bersamaan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur," kata Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur Halikinnor di Sampit, Selasa.

Halikinnor yang juga Ketua Tim Anggaran mengatakan, alokasi anggaran sebesar Rp50 miliar sudah disepakati. Pembahasan anggaran dilakukan bersama DPRD dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan anggaran.

Menyiapkan anggaran untuk biaya pilkada menjadi keharusan agar pesta demokrasi itu berjalan lancar. Agenda politik ini juga menyangkut kepentingan Kotawaringin Timur untuk lima tahun berikutnya.

Halikinnor berharap komunikasi dan koordinasi antar instansi terkait lebih ditingkatkan. Tujuannya agar berbagai potensi masalah sudah bisa dideteksi agar lebih awal dicarikan solusinya sehingga tidak sampai mengganggu pelaksanaan pilkada nantinya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempunyai peran sangat penting dalam pilkada. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung kesuksesan pilkada dan berharap koordinasi dengan penyelenggara pilkada terjalin semakin baik.

"Pemerintah daerah ingin kebutuhan KPU dan lainnya dipenuhi dengan baik. Tapi tentu juga kami berharap KPU bisa mengoptimalkan anggaran yang ada dengan sebaik-baiknya," harap Halikinnor.

Persiapan harus dimulai dengan baik, apalagi tahapan pilkada serentak 2020 sudah dimulai pada September 2019 ini. Halikinnor berharap semua pihak diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk mendukung kesuksesan pilkada sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Sementara itu, suhu politik menjelang pilkada mulai terasa dengan bermunculannya nama tokoh-tokoh yang berpotensi maju dalam bursa pencalonan bupati dan wakil bupati. Bahkan sudah ada beberapa figur yang dengan terbuka menyatakan kesiapan maju dalam pilkada nanti.

Sejumlah tokoh yang secara terbuka sudah menyatakan kesiapan maju sebagai peserta pilkada Kotawaringin Timur di antaranya Wakil Bupati HM Taufiq Mukri, Ketua DPRD HM Jhon Krisli dan Wakil Ketua DPRD H Supriadi.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar