DPRD desak Pemkab Seruyan kelola Pantai Sungai Bakau secara serius

id dprd seruyan,legislatif,anggota dprd bejo riyanto,objek wisata,pantai sungai bakau,wilayah pesisir,pendapatan asli daerah,sarana dan prasarana,kuala p

DPRD desak Pemkab Seruyan kelola Pantai Sungai Bakau secara serius

Pantai Sungai Bakau, Seruyan. (Foto Istimewa)

Kuala Pembuang (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah Bejo Riyanto menyayangkan, pengelolaan objek wisata andalan daerah yaitu Pantai Sungai Bakau hingga saat ini belum dilakukan secara optimal.

"Pantai Sungai Bakau hanya dinikmati tanpa dilestarikan. Saya sebut seperti itu, karena banyaknya sampah yang berserakan, baik berupa tempat makanan maupun kayu-kayuan," katanya di Kuala Pembuang, Selasa.

Menurut Bejo, pernyataan Kepala Dinas Pariwisata setempat beberapa waktu lalu, terkait jumlah pengunjung yang jumlahnya mencapai hingga 19 ribu wisatawan, tidak sebanding dengan kondisi pengelolaannya di lapangan.

Harusnya dengan semakin banyaknya jumlah pengunjung yang datang, pengelolaan objek wisata tersebut bisa dilakukan lebih baik lagi. Sebab semakin baik lokasi wisatanya, mulai dari sarana dan prasarana yang memadai hingga lingkungan yang bersih, tentu jumlah pengunjung dapat terus ditingkatkan.

"Jangan sampai jumlah kunjungan yang sudah cukup tinggi itu menurun, akibat pengelolaan objek wisata yang tidak optimal," tegasnya.

Pemkab Seruyan harus benar-benar memerhatikan masalah itu, sebab merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar dan sangat potensial.

Bejo mengungkapkan, melihat kondisi pantai saat terakhir kali ia berkunjung baru-baru ini, kondisinya sangat kotor. Tidaklah salah jika ada pihak yang mengatakan, objek wisata itu hanya bisa dimanfaatkan saja, namun tidak dilestarikan dengan benar.

Pihaknya mengimbau kepada pemkab, jangan hanya bisa melaksanakan pembangunan, namun juga harus diimbangi dengan pelastarian dan pemeliharaan secara rutin.

Kemudian para wisatawan yang datang, diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena disana sudah disediakan tempat sampah oleh pemkab.

"Harus ada dukungan dari semua pihak, agar objek wisata Pantai Sungai Bakau tersebut bisa berkembang dan semakin baik kedepannya," jelasnya.
 

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar