Iqbal Al Jauhari terpilih menjadi Ketua BKPRMI Barito Selatan

id Iqbal Al Jauhari terpilih menjadi Ketua BKPRMI Barito Selatan,Barito Selatan,BKPRMI

Ustaz Iqbal Al Jauhari, Ketua BKPRMI Barito Selatan yang terpilih pada Musda VI. (Foto Antara Kalteng/Bayu Ilmiawan)

Buntok (ANTARA) - Iqbal Al Jauhari terpilih menjadi Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Barito Selatan Kalimantan Tengah masa bakti  2019-2023 mendatang

"Ini merupakan amanah dan siap tidak siap harus siap dalam menjalankan tugas sebagai ketua BKPRMI Barito Selatan," katanya usai acara pemilihan ketua BKPRMI Barito Selatan, Senin malam.

Iqbal Al Jauhari terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) VI BKPRMI yang berlangsung di aula Kantor Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Barito Selatan di Buntok.

Iqbal mengharapkan kerjasama dari seluruh pengurus dan anggota untuk memajukan BKPRMI Barito Selatan. Peran BPKPRMI sangat strategis dalam membantu pembinaan umat.

"Filosofinya sebuah organisasi ibaratnya akar, batangnya pengurus, dan lembaganya dahan, serta ranting, dan buahnya adalah hasil kerjasama dari ranting, dahan, batang dan akar," ucap ustadz Iqbal yang mengajar pada Rumah Tahfizh Qur'an Hidayatul Muhibbin Buntok itu.

Jika tidak ada kerjasama, lanjut dia, maka tentu tidak ada buah yang dihasilkan, dan oleh karena itu mari kita sama-sama bekerjasama bergandengan tangan untuk membumikan BKPRMI.

Sementara itu Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri sebelumnya mengatakan, musyawarah merupakan momen yang luar biasa dalam menentukan bagi suatu organisasi.

Musyawarah merupakan mekanisme tertinggi sebagai sarana pengambilan keputusan strategis dalam organisasi. Urgensi apa yang akan dihasilkan akan sangat menentukan keberlangsungan organisasi tersebut.

Dia berpesan, suksesi kepemimpinan yang merupakan salah satu agenda utama dalam musyawarah daerah kali ini jangan dipandang sebagai suatu momok yang menakutkan dalam organisasi BKPRMI.

"Sebab, regenerasi akan terus berjalan. Diterima ataupun tidak diterima, disukai ataupun tidak disukai banyak keberhasilan atau banyak yang perlu diperbaiki, dan lain sebagainya," ucapnya.

Menurutnya, regenerasi akan terus hadir sebagai konsekuensi berputarnya roda waktu dalam kehidupan manusia, dan itu merupakan suatu keniscayaan.

"Sebaik-baiknya sikap kita adalah selalu dan selalu untuk terus belajar dari masa lalu, untuk menjalani masa kini serta menghadirkan masa depan yang lebih baik lagi," demikian Eddy Raya Samsuri.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar