MU kalahkan Arsenal dalam persaingan perebutan Hannibal Mejbri

id Manchester United ,Hannibal Mejbri

Hannibal Mejbri. (thesun.co.uk)

Pemain berusia 16 tahun itu sudah melakukan negosiasi dengan Setan Merah selama lebih dari delapan bulan...
Jakarta (ANTARA) - Manchester United berharap dapat merampungkan kesepakatan untuk mendapatkan wonderkid Monaco, Hannibal Mejbri dalam 24 jam mendatang setelah mengalahkan Arsenal dalam persaingan memboyong gelandang tersebut.

Pemain berusia 16 tahun itu sudah melakukan negosiasi dengan Setan Merah selama lebih dari delapan bulan dan namanya sudah tidak lagi terdaftar dalam skuat muda Monaco setelah berselisih dengan klub Ligue 1 tersebut mengenai kontraknya.

Keluarga Mejbri mengklaim bahwa Monaco telah mengingkari perjanjian dengan pemain remaja itu dan mengancam akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

Baca juga: Harry Maguire hijrah ke Manchester United

Bagian dari perselisihan berasal dari keinginan Mejbri untuk pindah ke Old Trafford, tetapi banyak klub berminat terhadap pemain berusia 16 tahun itu, yang didatangkan Monaco sebesar 1 juta poundsterling (sekitar Rp17 miliar) ketika ia baru berusia 14 tahun.

United berharap bisa menggaet Mejbri dengan mengeluarkan biaya kompensasi yang kecil, tetapi Setan Merah setuju untuk membayar sekitar 9,1 juta poundsterling (sekitar Rp155 miliar) untuk wonderkid itu.

Menurut media Prancis LEquipe yang dilansir Metro pada Rabu (01/8), United harus bersaing dengan Arsenal untuk merekrut Mejbri.

Mejbri dan perwakilannya dijadwalkan berada di Inggris pada Rabu waktu setempat untuk merampungkan transfernya dan ia akan menjadi pemain baru ketiga ketiga United pada musim panas setelah Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka.

Mejbri diperkirakan akan langsung masuk ke skuat U-18 United. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer berharap mendapat setidaknya dua pemain baru pada pekan depan dengan Harry Maguire menjadi prioritas utama.(sumber Metro.co.uk)

Baca juga: Rooney yakinkan MU segera gaet Harry Maguire

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar