DPRD Gumas: Kreatifitas jadi kunci untuk hasilkan produk khas daerah

id DPRD Gumas,Festival Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman,B2SA,DPRD Gumas: Kreatifitas jadi kunci untuk hasilkan produk khas daerah

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Rayaniatie Djangkan (dua dari kanan) bersama Kepala DPKP Kabupaten Gunung Mas Kardinal (kanan) dan lainnya saat pelaksanaan kegiatan Festival Pangan Lokal B2SA Kabupaten Gumas 2019, di GPU Tampung Penyang, Selasa (6/8/2019). (Foto : Antara Kalteng/Chandra)

Kuala Kurun (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Rayaniatie Djangkan mengatakan bahwa kreatifitas dan inovasi merupakan kunci dalam menghasilkan produk khas daerah.

Kreatifitas dan inovasi harus selalu dilakukan agar muncul produk asli Kabupaten Gumas yang dihasilkan oleh TP PKK, kata Rayaniatie usai menghadiri Festival Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Kabupaten Gumas 2019, di Kuala Kurun, Selasa.

“Saya lihat produk yang dihasilkan oleh TP PKK dari berbagai kecamatan sudah bagus, ada stik ubi ungu, stik ubi jalar, dan lainnya. Dari yang saya lihat, ibu-ibu ini sangat kreatif dan punya potensi,” ucapnya.

Baca juga: Festival pangan lokal B2SA diharap mampu hasilkan produk khas Gumas

Politisi Partai Amanat Nasional ini mendorong TP PKK untuk percaya diri, mengembangkan produk yang mereka hasilkan serta memasarkannya. Dengan demikian, produk yang dihasilkan dapat menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Gumas.

“Ibu-ibu TP PKK memiliki potensi yang sangat besar untuk menghasilkan produk unggulan, jadi harus dikembangkan dan dipasarkan,” beber legislator dari daerah pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun ini.

Apalagi saat ini hampir seluruh wilayah kabupaten bermotto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau telah tersedia jaringan internet. Ini artinya, promosi dan pemasaran suatu produk dapat dilakukan dengan menggunakan media sosial.

Diapun menyambut baik pelaksanaan Festival Pangan Lokal B2SA Kabupaten Gumas 2019. Dia berharap kegiatan ini dapat memacu kreatifitas dan inovasi TP PKK, untuk menghasilkan berbagai produk unggulan daerah.

Baca juga: Pelajar Gumas diminta tidak sia-siakan kesempatan jadi paskibaraka

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gumas Kardinal menjelaskan, festival bertujuan untuk mendorong penerapan konsumsi pangan B2SA dengan memanfaatkan olahan pangan lokal, serta meningkatkan kreatifitas dan inovasi.

Festival Pangan Lokal B2SA Kabupaten Gumas 2019, sambungnya, diikuti 10 TP PKK kecamatan. Untuk dua TP PKK kecamatan yang tidak dapat berpartisipasi adalah TP PKK Kecamatan Rungan Hulu dan Miri Manasa.

Dia menyebut, sebagai juara I kategori lunchbox B2SA adalah TP PKK Kecamatan Tewah, juara II adalah TP PKK Kecamatan Kurun, juara III adalah TP PKK Kecamatan Kahayan Hulu Utara.

“Untuk kategori produk olahan pangan lokal komersil, sebagai juara 1 adalah TP PKK Kecamatan Tewah, juara II adalah TP PKK Kecamatan Damang Batu, dan juara III adalah TP PKK Kecamatan Sepang,” demikian Kardinal.

Baca juga: Persiapan penetapan DPRD Gumas periode 2019-2024
Baca juga: Hakim MK sebut permohonan caleg PAN Gunung Mas salah objek

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar