Buka lahan menggunakan teknologi modern, kata Bupati Barsel

id Pemkab barsel, barito selatan, buntok, bupati, eddy raya samsuri, pelayanan kesehatan, pameran, pendidikan, karhutla, presiden joko widodo, jokowi, ke

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri (kanan) bersama Bupati Pulpis Edy Pratowo di Istana Negara, Jakarta. (Foto Istimewa)

Buntok (ANTARA) - Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah Eddy Raya Samsuri turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Istana Negara, Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam rakornas itu, Presiden Joko Widodo mengarahkan, agar setiap daerah bisa mengalihkan pola pertanian tradisional, menuju pola pertanian yang modern dengan menggunakan teknologi masa kini, katanya di Buntok, Jumat.

"Pola modern itu, merupakan salah satu upaya yang dinilai tepat untuk mencegah terjadinya karhutla, khususnya di berbagai daerah rawan," jelasnya di sela kegiatan kerjanya.

Ia menjelaskan, presiden meminta agar setiap daerah dalam membuka lahan untuk pertanian, tak lagi menggunakan cara manual, namun beralih menggunakan pola teknologi modern.

“Nanti setiap daerah diminta mengusulkan bantuan kepada Kementerian Pertanian (Kementan) RI, baik tentang tata cara serta peralatan modern dimaksud,” jelasnya.

Sehingga kebiasaan membuka lahan manual dengan cara membakar, bisa diubah dengan cara membersihakan tanpa membakar, yakni menggunakan traktor dan ekskavator.

Eddy Raya menerangkan, pada rakornas itu, hadir semua perwakilan tiap daerah yang rawan karhutla untuk mendapatkan arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo terkait pengendaliannya.

“Kami bersama daerah lain juga menghadiri kegiatan itu, untuk mengantisipasi serta mampu mengendalikan karhutla secara maksimal,” jelas Eddy.

Sehingga kabut asap bisa dicegah sebaik mungkin dan berbagai dampak negatif yang bisa timbul karenanya, tidak perlu terjadi, seperti gangguan terhadap aktivitas perekonomian, pendidikan hingga gangguan kesehatan.
 

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar