Ternyata peminat bazar 'buku murah' di Kalteng cukup tinggi

id Dinas perpustakaan, arsip, perpustakaan, perpusda, minat baca, bazar buku, buku murah, gemar membaca, susana ria aden, palangka raya, kalteng, kaliman

Ternyata peminat bazar 'buku murah' di Kalteng cukup tinggi

Suasana bazar 'buku murah' di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng di Palangka Raya, Rabu, (21/8/2019). (Foto Antara Kalteng/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah menggelar bazar 'buku murah' bekerja sama dengan pihak ketiga yang berasal dari Yogyakarta dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-74 kemerdekaan RI.

"Kegiatan ini kami nyatakan sukses, sebab disambut antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Susana Ria Aden di Palangka Raya, Rabu.

Nyatanya masyarakat yang datang di setiap harinya sangatlah banyak, bahkan terdiri dari berbagai kalangan usia. Mulai dari anak-anak maupun remaja yang berstatus pelajar, hingga mereka yang sudah dewasa.

Susana menjelaskan, kegiatan ini sengaja pihaknya gelar untuk mendorong peningkatan minat baca masyarakat di Kalteng. Pemprov ingin, agar seluruh lapisan masyarakat menerapkan budaya gemar membaca.

"Kegiatan ini juga menjadi kesempatan kami, untuk mempromosikan keberadaan perpustakaan daerah sebagai gudang buku atau sumber ilmu pengetahuan yang harusnya dimanfaatkan secara maksimal," terangnya.

Penyelenggara kegiatan Riyadi menjelaskan, bazar 'buku murah' yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng, mendapatkan banyak respon positif dari masyarakat.

"Kegiatan ini harusnya hanya berlangsung hingga Kamis (22/8) besok, namun karena permintaan masyarakat, maka diperpanjang hingga awal September 2019 mendatang," ungkapnya kepada ANTARA.

Ia mengaku, dalam satu harinya jumlah pengunjung yang datang rata-rata mencapai hingga 100 orang lebih, mulai dari para orang tua yang membawa anak-anaknya, pelajar, mahasiswa serta masyarakat umum.

Daya tarik utama kegiatan itu, hingga pada akhirnya disambut antusiasme yang tinggi dari masyarakat, yakni harga jual buku yang sangat murah jika dibandingkan kondisi normal. Buku yang dijual pun, kualitasnya sangatlah bagus dan bervariasi.

"Buku yang kami jual harganya mulai dari Rp5 ribu hingga Rp100 ribu lebih. Namun jika dibandingkan dengan harga normal tentu jauh lebih murah, dengan kualitas yang relatif sama," tegasnya.
 

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar