Pulang dinas, anggota Polres Kotim meninggal ditabrak truk CPO

id anggota Polres Kotim meninggal ditabrak truk CPO,Polres Kotim,Mohammad Rommel,Sampit,Kotim,Kapolres AKBP Mohammad Rommel

Pulang dinas, anggota Polres Kotim meninggal ditabrak truk CPO

Kapolres AKBP Mohammad Rommel memberi penghormatan terakhir saat memimpin pemakaman almarhum Brigadir Armansyah Gumay, Rabu (21/8/2019). (Foto Polres Kotim)

Sampit (ANTARA) - Seorang anggota Kepolisian Resor Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah yakni Brigadir Armansyah Gumay (42) meninggal dunia setelah ditabrak sebuah truk tangki pengangkut minyak kelapa sawit atau CPO (crude palm oil), dalam perjalanan pulang dari tempat tugasnya.

"Ya. Memang anggota kami," kata Kapolres AKBP Mohammad Rommel saat dikonfirmasi di Sampit, Rabu.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Jenderal Sudirman km 72 Desa Terawan Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan, saat korban yang bertugas di Pos Polisi Sebabi Polsek Kota Besi, hendak pulang.

Pos Polisi Sebabi terletak di Desa Sebabi Kecamatan Telawang, namun masuk wilayah hukum Polsek Kota Besi. Untuk menuju kawasan itu dari Sampit memang melewati sejumlah desa yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Seruyan.

Saat kejadian, korban yang menaiki sepeda motor hendak kembali ke Sampit. Saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman km 72 Desa Terawan Kecamatan Seruyan Raya, korban mengalami kecelakaan.

Saat itu dari arah berlawanan, yakni dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun, melaju sebuah mobil pikap bak terbuka, disusul sebuah truk pengangkut CPO atau minyak kelapa sawit yang dikemudikan YA (21) warga Kabupaten Seruyan. 

Belum diketahui penyebab pastinya, saat di lokasi kejadian, truk CPO menabrak bagian belakang mobil pikap. Tabrakan itu membuat YA tidak bisa mengendalikan truk CPO yang dikemudikannya.

Truk CPO tersebut oleng ke kanan atau tengah jalan. Saat bersamaan, korban melintas menggunakan sepeda motornya sehingga tabrakan tidak bisa dihindari lagi.

Korban terpental dan menderita sejumlah luka mengeluarkan darah. Warga berusaha menolong dengan melarikannya ke Puskesmas Terawan Kabupaten Seruyan. Sayangnya, nyawa polisi yang dikenal ramah itu tidak tertolong lagi.

Setelah diperiksa dokter, jenazah almarhum Armansyah Gumay dibawa ke rumah duka di Kecamatan Baamang, Sampit. Jenazah korban dimakamkan pada Rabu sore.
 
Jenazah Brigadir Armansyah Gumay saat dibawa ke pemakaman, Rabu (21/8/2019). (Foto Polres Kotim)

Pemakaman jenazah Brigadir Armansyah Gumay dipimpin Kapolres AKBP Mohammad Rommel. Rommel menyampaikan duka mendalam karena Polri kehilangan salah satu anggota terbaiknya dalam menjalankan tugas.

Polres Kotawaringin Timur menyampaikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian almarhum. Rommel berharap pihak keluarga diberikan ketabahan dalam menerima musibah ini.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Yudha Setiawan mengatakan, musibah kecelakaan tersebut terjadi di lokasi yang masuk wilayah Kabupaten Seruyan sehingga penanganannya dilakukan oleh Polres Seruyan.

Sementara itu, meninggalnya Armansyah Gumay tidak hanya menimbulkan duka mendalam bagi anggota keluarga, tetapi juga rekannya sesama anggota Polri. Selama ini almarhum dikenal baik kepada semua orang, termasuk kepada juniornya sesama anggota Polri.

"Almarhum orangnya baik dan tidak pernah marah. Perangainya bagus dalam berteman, tidak ada musuh. Beliau juga bertanggung jawab dengan pekerjaan. Saat diberi tugas mengurus tahanan, setiap malam datang ke kantor untuk memeriksa tahanan. Saya sangat sedih dan merasa kehilangan," demikian Brigadir Dedy Setiawan, salah seorang rekan almarhum Armansyah Gumay.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar