Jemaah haji Kalteng meninggal di tanah suci bertambah

id Pemprov kalteng, pemerintah provinsi, kalteng, kalimantan tengah, jemaah haji, puruk cahu, mura, murung raya, wafat, haji, tanah suci, mekkah, madinah

Ilustrasi-Pengunjung berdoa di puncak Jabal Rahmah setelah puncak musim haji berlalu, di Arafah, Mekkah beberapa waktu lalu. ANTARA/Hanni Sofia/pri

Palangka Raya (ANTARA) - Menjelang waktu kepulangan ke tanah air, jumlah jemaah haji asal Provinsi Kalimantan Tengah yang wafat di tanah suci kembali bertambah.

Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalteng Fauzi di Palangka Raya, Minggu (25/8) malam, membenarkan hal tersebut.

"Iya, jemaah haji asal Kalteng yang wafat di tanah suci jumlahnya kembali bertambah," katanya kepada ANTARA.

Jemaah haji asal Kalteng yang wafat adalah Sukri Sulaiman (82) kelompok terbang (kloter) 10 asal Kelurahan Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten Murung Raya. Beliau wafat di Rumah Sakit Al Noor Mekkah.

Mendiang Sukri Sulaiman merupakan jemaah haji keempat asal Kalteng yang wafat di tanah suci pada ibadah haji tahun 2019. Sebelumnya sudah ada tiga jemaah yang wafat, yakni dua orang berasal dari Kabupaten Kotawaringin Timur dan satu orang dari Barito Utara.

Tiga orang jemaah yang wafat itu, yakni Darmawi Antar Taip (77) asal Pelangsian, Kotawaringin Timur, Tadjudinnoor Salmin Muhdar (77) asal Ketapang, Kotawaringin Timur dan Sahrum Tatai Sidik (73) asal Desa Malewai, Barito Utara. Keempat jemaah itu, semuanya dimakamkan di Sharaye.

Baca juga: Ini penjelasan Pemprov Kalteng terkait wafatnya jemaah haji hingga kasus kecopetan

Baca juga: Embarkasi antara 2020 di Kalteng bakal ditiadakan


Sementara itu dr Yunita Ristianti salah satu petugas medis yang mendampingi jemaah haji asal Kalteng menjelaskan, mendiang Sukri Sulaiman wafat akibat circulatory diseases atau stroke hemoragis serta hipertensi.

"Mendiang dimakamkan di Sharaye. Sementara itu untuk kondisi jemaah haji lainnya, alhamdulillah dalam kondisi aman dan kami baru saja sampai di Madinah," ungkapnya melalui pesan singkat.

Sesuai jadwal yang telah disusun, rencananya jemaah haji asal Kalteng akan tiba di tanah air melalui embarkasi Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yakni antara 1-14 September 2019 mendatang.

Pemprov sepakat bersama panitia penyelenggara haji dari masing-masing kabupaten dan kota bersama-sama menyambut kedatangan jemaah nantinya. Namun mengenai teknis kembalinya setiap jemaah ke daerahnya, diserahkan sepenuhnya kepada pihak panitia.

Baca juga: Dua pekan lagi, jemaah haji Bartim tiba di Banjarmasin

Baca juga: Satu orang jemaah calon haji Bartim alami kecopetan

 

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar