Pilkades tak boleh gunakan anggaran APBDes, kata Pj Sekda Barsel

id Pemkab barsel, barito selatan, barsel, buntok, pilkades, pemilu, pemilihan kepala desa serentak, pesta demokrasi, apbdes

Pilkades tak boleh gunakan anggaran APBDes, kata Pj Sekda Barsel

Suasana di salah satu desa di Kotim saat pilkades serentak pada tahun 2018 lalu. (ANTARA/Norjani)

Buntok (ANTARA) - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah Syahrani menegaskan, penyelenggaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tidak boleh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Penyelenggaraan pilkades serentak di Barsel dan kepanitiaannya dilarang menggunakan anggaran APBDes,” katanya di Buntok, Jumat.

Hal itu juga sesuai dengan Permendagri nomor 65/2017, serta perda nomor 9/2018. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bahwa pilkades serentak tidak bisa dilaksanakan apabila menggunakan APBDes.

Berdasarkan hal tersebut pihaknya telah menyurati camat, kepala desa dan panitia pilkades tingkat desa, untuk menghentikan penyaluran dana pelaksanaan pilkades yang bersumber dari APBDes. 

“Mulai 28 Agustus 2019 kemarin, kami telah menyurati untuk menghentikan penyaluran dana pelaksanaan pilkades serentak yang bersumber dari APBDes,” terangnya.

Menurutnya, untuk anggaran yang bersumber dari APBDes yang sudah terlanjur digunakan tidak jadi masalah. Karena pihaknya telah menyurati agar menghentikan penyalurannya. 

Kemudian untuk memenuhi kebutuhan yang lain, pihaknya telah mengusulkan anggaran pilkades pada APBD Perubahan dan menggunakan dana tidak terduga.

Ia menambahkan, meski demikian tahapan pilkades tetap berjalan lancar. Hanya saja belum bisa dipastikan, pelaksanaannya sesuai dengan jadwal atau mengalami penundaan.

“Yang pasti kami masih menunggu penganggaran di APBD Perubahan nanti, apakah sesuai jadwal atau ditunda,” ucapnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar