Pemkot Palangka Raya terus dorong warga bentuk pokmawas mandiri

id perikanan, pokmawas, kota palangka raya,Pemkot Palangka Raya

Ilustrasi - kapal nelayan. (Dokumentasi Kementerian Kelautan dan Perikanan)

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong masyarakat di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu untuk membentuk kelompok masyarakat pengawas (pokmawas) perikanan mandiri di daerah itu.

"Potensi perikanan di seluruh wilayah Kota Palangka Raya sangat luas untuk dimanfaatkan. Untuk itu kami harap warga lain bisa membentuk kelompok serupa secara mandiri," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Renson, di Pontianak, Jumat.

Dia mengungkapkan potensi area perikanan di wilayah itu terdiri atas dua sungai besar dan 118 danau serta sejumlah kawasan rawa.

Pokmawas, katanya, diperlukan untuk menjaga ekosistem perairan dari praktik penangkapan ikan secara ilegal atau penangkapan ikan dengan cara yang tak ramah lingkungan.

"Ini penting mengingat luasnya area potensi perikanan dan terbatasnya jumlah personel pemerintah maka diperlukan peran masyarakat yang salah satunya dengan pembentukan pokmawas di Palangka Raya. Kelompok yang ada saat ini juga belum representatif dengan arena pengawasan," katanya.

Pembentukan pokmawas mandiri, kata dia, sebagai bentuk dukungan masyarakat dalam menjaga kondisi perairan di wilayah "Kota Cantik" itu, minimal di lingkungan sekitar tempat tinggalnya, agar tetap lestari dan bebas dari aksi penangkapan ikan secara ilegal.

Ia menjelaskan jika pengawasan dan upaya antisipasi penangkapan ikan secara ilegal hanya mengandalkan pemerintah, hal itu tidak akan optimal hasilnya.

Terlebih, katanya, pemerintah memiliki keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran.

Dia mengatakan praktik penangkapan ikan tak ramah lingkungan masih terjadi di wilayah "Kota Cantik" Palangka Raya itu.

Jika dibiarkan, kata dia, akan berakibat menurunnya populasi ikan sehingga juga akan berimbas pada pendapatan warga yang menggantungkan hidupnya dari sektor perikanan tangkap.

"Untuk itu, peran pokmawas sebagai garda terdepan pengawasan ini sangat penting apalagi mereka juga yang paling merasakan akibat jika jumlah ikan berkurang," katanya.
 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar