Anggota DPRD Kotim minta pemkab tingkatkan fasilitas olahraga

id dprd kotawaringin timur,dprd kotim,kotim,Agus Seruyantara,stadion ,stadion 29 November Sampit

Kondisi fasilitas pendukung stadion 29 November yang lapangan bola berbatu dan bergelombang. (ANTARA/HO-DPRD Kotim)

Sampit (ANTARA) - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Agus Seruyantara meminta pemerintah setempat meningkatkan fasilitas olahraga, khususnya Stadion 29 November yang berada di  Sampit.

Peningkatan fasilitas di stadion 29 November itu karena satu-satunya milik pemkab dan sering dipergunakan untuk acara-acara besar, kata Agus di Sampit, Rabu.

"Stadion itu bukan hanya digunakan untuk kompetisi olahraga, tapi juga apel besar pemerintah dan pihak lainnya," tambah dia.

Menurut wakil rakyat Kotim itu, kurangnya perhatian pemkab membuat fasilitas olahraga stadion 29 November Sampit tidak lengkap, bahkan banyak mengalami kekurangan.

Lapangan di stadion 29 November Sampit juga tidak layak untuk menggelar sebuah kompetisi seperti sepak bola. Kondisi lapangan sepal bola di stadion 39 November Sampit berbatu, tidak rata atau bergelombangm banyak ditumbuhi rumput liar.

Baca juga: Golkar tetapkan Rudianur sebagai Wakil Ketua DPRD Kotim

Agus mendesak pemerintah kabupaten untuk menyediakan anggaran secara khusus untuk perbaikan sejumlah fasilitas stadion. Perbaikan dan penyediaan fasilitas stadion hendaknya dilakukan bertahap agar tidak memberatkan APBD.

"Apabila perbaikan dan peningkatan fasikitas stadion terus ditunda maka nantinya akan semakin membutuhkan anggaran yang besar. Maka dari itu harus kita lakukan secara bertahap pembangunannya," kata dia.

Anggota DPRD Kotim dua periode itu mengakui dalam waktu dekat akan ada  agenda penting sepak bola, yakni liga III zona Kalimantan yang dingelar di stadion 29 November, Sampit. Dan pesertanya dari berbagai daerah.

"Dalam waktu dekat ada agenda kompetisi  besari diantaranya liga III nasional  dan juga Bupati Kotim Cup. Kalau stadionnya tidak diperbaiki kasian pemain, hal ini juga akan membuat daerah malu," ucapnya. 

Agus berharap pemerintah kabupaten pada tahun anggaran 2020 nanti mengajukan anggaran untuk peningkatan fasilitas stadion 29 November, Sampit.

"Masih ada waktu untuk mengajukan anggaran peningkatan fasilitas stadion karena rancangan anggaran pendapatan dan belanja (RAPBD) 2020 belum dibahas sehingga ada peluang untuk mendapatkan anggaran," demikian Agus.

Baca juga: DPRD Kotim minta masyarakat tidak membakar lahan

Baca juga: DPRD dan PWI Kotim bagikan 2.000 masker

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar