Harga turun, saatnya kembali membeli emas

id Harga turun, saatnya kembali membeli emas,Emas,Pusat perbelanjaan mentaya,Kotawaringin Timur,Kotim

Harga turun, saatnya kembali membeli emas

Suasana transaksi emas di toko emas di Pusat Perbelanjaan Mentaya seperti ini biasanya makin ramai saat harga emas turun. ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Setelah sempat melonjak tinggi, bahkan memecahkan rekor harga tertinggi selama ini, kini harga emas di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah berangsur turun sehingga dinilai menjadi saat yang tepat membeli emas untuk investasi maupun digunakan sebagai perhiasan.

"Dalam seminggu, harga emas empat kali mengalami penurunan. Kami prediksi harga masih berpotensi turun," kata H Sani, penjual emas di Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit, Kamis.

Fluktuasi harga emas bisa terjadi dalam waktu cepat. Pedagang emas selalu memantau perkembangan harga emas yang selama ini sangat tergantung dengan harga emas dunia.

Sani menyebutkan, hari ini harga 999 atau Amerika Rp675.000/gram, emas 750 atau emas putih Rp615.000/gram, emas 700 atau Singapur Rp525.000/gram, emas 420 Rp345.000/gram dan emas 375 Rp320.000/gram.

Harga ini turun signifikan dibanding saat harga emas berada di titik cukup tinggi pada 28 Agustus 2019. Saat itu pedagang menyebut harga emas memecahkan rekor harga tertinggi selama ini.

Saat itu harga emas batangan Rp700.000/gram, padahal biasanya berfluktuasi antara Rp500.000 hingga Rp600.000/gram. Kenaikan harga juga diikuti jenis lainnya yakni emas 999 atau Amerika Rp705.000/gram, emas 750 atau emas putih Rp630.000/gram, emas 700 atau Singapur Rp540.000/gram, emas 420 Rp350.000/gram dan emas 375 Rp325.000/gram.

Sani menjelaskan, kenaikan harga sudah terjadi sejak usai Lebaran Idul Fitri lalu, namun kenaikan cukup tinggi terjadi dalam satu bulan setengah bulan lalu. Meski saat ini harga berangsur turun namun belum normal.

Pemilik Toko Mitra ini mengaku tidak tahu persis pemicu tren kenaikan harga emas saat itu. Informasi yang didapatnya, kenaikan tinggi itu merupakan imbas perang dagang, khususnya Amerika Serikat dengan negara lain sehingga berimbas pada harga emas dunia.

Belum bisa diprediksi apakah harga emas akan terus turun, bertahan atau malah kembali naik. Pedagang hanya terus memantau fluktuasi harga dan menyesuaikan harga agar bisa tetap meraih keuntungan.

"Turunnya harga emas saat ini membuat mulai banyak warga yang kembali membeli emas. Ada yang membeli perhiasan emas untuk dipakai, ada pula yang membeli emas untuk disimpan sebagai investasi karena bisa dijual kapan saja, apalagi jika harga sedang naik sehingga bisa mendapatkan untung," demikian Sani.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar