Legislator Palangka Raya minta kenaikan iuran BPJS dilakukan bertahap

id bpjs kesehatan,palangka raya

Legislator Palangka Raya minta kenaikan iuran BPJS dilakukan bertahap

Peserta JKN-KIS menunjukkan kartu BPJS Kesehatan (Foto/ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Legislator Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Noorkhalis Ridha meminta kenaikan iuran bagi peserta BPJS Kesehatan dilakukan bertahap agar tak memberatkan masyarakat.

"Ya, tentu kita menyayangkan bakal naiknya iuran BPJS Kesehatan, ditengah kesulitan yang dialami masyarakat saat ini. Namun setidaknya kenaikan itu bisa dilakukan bertahap," katanya di Palangka Raya, Minggu.

Politisi PAN Palangka Raya itu pun meminta pemerintah sebagai pihak yang memiliki kewenangan menetapkan kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan melakukan kajian kembali.

"Meskipun ada alasan ataupun penghitungan, kenapa iuran tersebut harus dinaikkan langsung 100 persen. Bagi masyarakat terutama pada tingkat menengah ke bawah kenaikan itu terlalu berat," jelasnya.

Dia pun mengaku was-was kenaikan iuran tersebut akan membuat sejumlah warga menurunkan kelas kepesertaannya. Namun dia lebih khawatir akan berdampak pada engganya peserta membayar iuran.

"Bisa saja pada akhirnya akan ada pengurangan jumlah kepesertaan BPJS dari warga tidak mampu, akibat tingginya kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu," kata Ridha.

Sebelumnya sejumlah warga di Kota Palangka Raya, mengaku keberatan atas rencana pemerintah untuk menaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut.

"Rencana kenaikan iuran dua kali lipat itu dinilai terlalu tinggi, sehingga jika tetap diberlakukan akan manambah beban pengeluaran," tambah M Arif warga Palangka Raya.

Arif mengatakan saat ini dirinya mengaku masuk kelas satu pada program jaminan sosial kesehatan dengan jumlah tanggungan dua orang. Jika iuran dinaikkan sesuai rencana awal, maka nilai iuran yang harus dibayar menjadi dua kali lipat. Di sisi lain, kenaikan iuran itu tak dibarengi dengan kenaikan pendapatan.

Yuliani warga Palangka Raya lainnya juga mengaku keberatan dengan rencana kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan itu.

"Saya berada di kelas dua kategori peserta mandiri. Jika kenaikan nanti diputuskan dua kali lipat maka nanti bisa saja saya turunkan kelas kepesertaan saya dan keluarga," kata ibu satu anak itu.

Di sisi lain dia pun berharap kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu ikut dibarengi dengan peningkatan pelayanan yang dilakukan.



 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar