Karhutla di Seruyan ancam keberadaan satwa liar

id Pemkab seruyan, kuala pembuang, seruyan, danau sembuluh, karhutla, kebakaran hutan, kebakaran lahan, satwa, habitat,Kabut asap

Karhutla di Seruyan ancam keberadaan satwa liar

Camat Danau Sembuluh Roby Kurniawan (kedua kiri) bersama tim terpadu kecamatan setempat berhasil mengamankan seekor ular dari lokasi karhutla. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Kuala Pembuang (ANTARA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah tak hanya mengganggu kesehatan masyarakat atau manusia, namun juga mengancam keberadaan satwa liar di habitatnya.

"Salah satunya di Kecamatan Danau Sembuluh, akibat karhutla habitat satwa liar pun terancam rusak," kata Camat Danau Sembuluh Roby Kurniawan saat dihubungi dari Kuala Pembuang, Senin.

Ia menjelaskan, disela-sela pemadaman karhutla yang dilakukan Tim Terpadu Kecamatan Danau Sembuluh, mereka juga berhasil menyelamatkan seekor ular jenis sanca yang memiliki panjang sekitar tiga meter.

Usai diselamatkan, satwa liar itu akan coba pihaknya pulihkan terlebih dulu dari stres yang dialami akibat karhutla. Selanjutnya pada musim hujan nantinya, barulah satwa tersebut akan dilepasliarkan kembali bekerja sama dengan instansi terkait.

Hal itu hendaknya menjadi pembelajaran bagi semua pihak, untuk lebih peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan. Hingga pada akhirnya semua dapat berpartisipasi dalam pencegahan maupun penanggulangan karhutla.

Pihaknya secara rutin mengimbau atau mensosialisasikan kepada masyarakat, baik melalui RT/RW hingga kepala desa, tentang bahaya dan cara tepat mencegah terjadinya karhutla.

"Kami selalu mengedepankan pencegahan dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang karhutla, dari pada penanganan atau pun penanggulangan," ungkapnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar