Lulusan Akper Pemkab Kapuas diminta tidak bergantung kuota CPNS

id Lulusan Akper Pemkab Kapuas diminta tidak bergantung kuota CPNS,Perawat,Kapuas

Lulusan Akper Pemkab Kapuas diminta tidak bergantung kuota CPNS

Wakil Bupati Kapuas H Muhammad Nafiah Ibnor saat mewisuda 101 Ahli Madya Keperawatan angkatan XVI tahun 2019, Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Kapuas di Aula Kantor Bupati Kapuas, Selasa (8/10/2019). ANTARA/HO-Diskominfo Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Perawat lulusan Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah diminta mendedikasikan ilmunya pada berbagai kesempatan kerja, tanpa harus bergantung pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) karena kuotanya terbatas.

"Saya yakin kompetensi yang dimiliki para lulusan Akper akan mampu bersaing bahkan menciptakan peluang kerja berupa praktik mandiri dalam batas yang tidak menyimpang dari profesional seorang Ahli Madya Keperawatan," kata Wakil Bupati Kapuas H Muhammad Nafiah Ibnor di Kuala Kapuas, Selasa.

Harapan itu disampaikan Nafiah saat mewisuda 101 Ahli Madya Keperawatan Angkatan XVI Tahun 2019 di Aula Kantor Bupati Kapuas.

Nafiah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya mendapatkan kuota untuk merekrut Pegawai Negeri, termasuk bidang kesehatan. Namun perlu disadari bahwa kuota yang diberikan pemerintah pusat biasanya sangat terbatas.

Untuk itu pencari kerja diimbau lebih terbuka dalam hal mencari pekerjaan, selama itu sesuai kemampuan dan disiplin ilmu yang dimiliki, serta tidak melanggar aturan.

"Saya yakin atas dedikasi yang tinggi dan sikap profesional direktur, seluruh dosen dan segenap civitas akademika Akper Pemkab Kapuas, para lulusan tidak hanya kompeten dan profesional dalam bidang keperawatan, tetapi juga akan mengabdi diri dengan selalu mengedepankan prinsip kerja cerdas, ikhlas, berkualitas dan tuntas," ucap Nafiah.

Nafiah berpesan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dan segenap civitas akademika Akper Pemkab Kapuas, agar senantiasa berinovasi walaupun dalam kondisi yang serba terbatas.

"Terbatasnha sumber daya manusia sebagai penggerak maupun sumber pendanaan untuk operasional, bukan menjadi penghambat, tetapi merupakan pemicu semangat pengabdian terbaik kita semua kepada bangsa dan negara serta mendapatkan ridha dari Allah Subhanahu Wata'ala," tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Akper Pemkab Kapuas Santoso mengatakan, wisuda kali ini diikuti sebanyak 101 orang terdiri dari laki-laki 25 orang dan perempuan 76 orang dengan mengacu pada kurikulum nasional D-III Keperawatan Tahun 2014, lama pendidikan 6 semester dengan beban studi sebanyak 108 SKS.

"Sampai saat ini Akper Pemkab Kapuas telah meluluskan Tenaga Kesehatan sebanyak 1.191 orang, dan yang masih dalam proses pendidikan berjumlah 39 orang dengan row input mahasiswa dari lulusan SMA sederajat," demikian Santoso.

Wisuda kali ini dipimpin Wakil Bupati Kapuas H M Nafiah Ibnor didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Apendi dan Pelaksana Tugas Direktur Akper Pemkab Kapuas Santoso.

Pengambilan sumpah lulusan Akper Pemkab Kapuas dilakukan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Kalimantan Tengah H Riduan, sedangkan prosesi pelantikan dilakukan oleh Wakil Bupati Kapuas.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar