Alasan jam masuk sekolah di Jambi kembali diundur

id Dampak kabut asap,jam masuk sekolah,bahaya asap,kabut asap

Alasan jam masuk sekolah di Jambi kembali diundur

Pelajar di Kota Jambi gunakan masker saat melakukan aktifitas di luar ruangan. Kualitas udara di Jambi kembali memburuk, pemerintah undur jam masuk sekolah. (Muhamad Hanapi/Antara)

Pada malam dan pagi hari kabut asap yang terjadi di kota itu semakin pekat
Jambi (ANTARA) - Kualitas udara di Kota Jambi kembali memburuk, membuat pemerintah kota itu mengambil kebijakan untuk mengundurkan jam masuk siswa PAUD, SD, SMP Negeri dan swasta sederajat.

Imbauan tersebut disampaikan Pemkot Jambi melalui siaran pers yang disampaikan Bagian Humas. Kebijakan tersebut diambil oleh pemerintah kota itu berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, bahwa kecenderungan kualitas udara pada dini hari hingga pukul 18.00 WIB hari ini (13 Oktober 2019), kualitas udara berfluktuasi berada di atas baku mutu kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Juru bicara Kota Jambi Abu Bakar dalam siaran persnya mengatakan, Pemerintah Kota Jambi menginformasikan kepada orang tua siswa untuk hari Senin tanggal 14 Oktober 2019, jam masuk sekolah mundur menjadi pukul 08.30 WIB.

Baca juga: Kuliah lapangan Fisipol UM Palangka Raya analisis pascabencana karhutla-kabut asap

Baca juga: Kakek 75 tahun jadi tersangka pembakar lahan

Baca juga: Dampak karhutla, tingkat hunian di daerah ini menurun


Selain itu, upacara dan kegiatan olahraga serta kegiatan lainnya yang dilakukan diluar sekolah untuk sementara waktu ditiadakan. Pemerintah kota itu turut mengingatkan dan menganjurkan siswa dan guru agar tetap menggunakan masker selama dalam perjalanan menuju sekolah dan saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pihak sekolah diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS / DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan dan Humas Pemerintah melalui saluran-saluran komunikasi, seperti sambungan telepon, pesan singkat WhatsApp, media sosial maupun media massa.

Sementara itu, kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi sejak dua hari terakhir. Pada malam dan pagi hari kabut asap yang terjadi di kota itu semakin pekat.

Meski kabut asap di Kota Jambi sempat hilang karena diguyur hujan pada beberapa waktu yang lalu, namun kabut asap tersebut kembali menyelimuti Kota Jambi. Karena kabut asap yang terjadi di kota itu merupakan asap kiriman dari daerah yang terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pewarta :
Editor : Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar