DPRD Barito Timur minta 14 kepala desa terpilih berinovasi membangun desa

id DPRD Barito Timur minta 14 kepala desa terpilih berinovasi membangun desa,Pemilihan kepala desa,Bartim,Pilkades

DPRD Barito Timur minta 14 kepala desa terpilih berinovasi membangun desa

Wakil Ketua I DPRD Barito Timur Ariantho S Muler (tengah) didampingi Wakil Ketua II Andreas Depe diskusi terkait pembangunan daerah bersama Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Sabtu (26/10/2019). ANTARA/Habibullah

Tamiang Layang (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Barito Timur Kalimantan Tengah meminta 14 kepala desa terpilih pada pemilihan kepala desa serentak 2019 berinovasi membangun desa.



"Pilkades telah usai maka perlu ada kebersamaan dan berinovasi untuk membangun desa dengan kebersamaan untuk kemandirian desa. Itu merupakan langkah yang tepat," kata Wakil Ketua I DPRD Barito Timur Ariantho S Muler di Tamiang Layang, Minggu.



Menurutnya, kebersamaan dimaksud yakni dengan bersama-sama semua elemen masyarakat yang ada, tanpa mengenal perbedaan maupun kubu seusai pelaksanaan pilkades.



Politisi PKPI itu menginformasikan, calon kepala desa terpilih akan ditetapkan dalam waktu dekat ini. Setelahnya akan ada proses pelantikan.



Setelah menjadi kepala desa definitif diharapkan mampu melaksanakan tugas pemerintahan dan memberdayakan masyarakat dengan teguh pada ketentuan perundangan yang berlaku.



Kepala desa harus konsisten melaksanakan pemerintahan desa dengan tidak memandang perbedaan suku, agama, ras maupun golongan atau keberpihakan. Menurutnya, jangan karena pernah terjadi persaingan dalam pilkades lalu terjadi kerenggangan.



Persaingan tersebut harus dihilangkan. Kepala desa baru harus bisa merangkulnya semuanya untuk bersatu membangun desa.



Demikian pula dalam pengambilan kebijakan diperlukan musyawarah mufakat. Terlebih lagi, kebijakan untuk kepentingan publik yang berkaitan penggunaan keuangan desa untuk kegiatan yang bermanfaat bagi desa dengan mengedepankan perencanaan, akuntabilitas dan sesuai hasil musyawarah perencanaan pembangunan desa.



Dia juga meminta penggunaan keuangan desa harus sesuai ketentuan yang berlaku dan sesuai sistem keuangan desa. Demikian pula dengan merancang APBDes.



"Yang sangat penting yakni koordinasi kepemerintahan di tingkat kecamatan dan kabupaten yang tidak boleh terputus, karena pemerintahan desa merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten," demikian Ariantho.



Seperti diketahui, pilkades 2019 telah menghasilkan 14 kepala desa terpilih yakni Indarmin sebagai Kepala Desa Biwan, Rismodo terpilih sebagai Kepala Desa Ampari, Yutik terpilih sebagai Kepala Desa Bangkirayen, sedangkan Saptoso terpilih sebagai Kepala Desa Aparbatu.



Armansyah terpilih sebagai Kepala Desa Ramania, Ropolianto terpilih sebagai Kepala Desa Jango, Tuhernadi terpilih sebagai Kepala Desa Kotam dan Abdul Rahim terpilih sebagai Kepala Desa Kambitin.



Murto terpilih sebagai Kepala Desa Telang. Herdison terpilih sebagai Kepala Desa Lampeong dan Aliansyah terpilih sebagai Kepala Desa Ketab.



Bahran terpilih sebagai Kepala Desa Banyu Landas. Ardianto terpilih sebagai Kepala Desa Tewah Pupuh dan Riduan terpilih sebagai Kepala Desa Kandris. Sedangkan dalam proses PAW yakni Darminto terpilih sebagai Kepala Desa Janah Mansiwui dan Markati sebagai Kepala Desa Tuyau.


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar