Polisi tangkap pencuri sejumlah uang asing milik ASN di Muara Teweh

id pencurian uang asing di muara teweh, pencurian milik asn barut,polres barito utara

Polisi tangkap pencuri sejumlah uang asing milik ASN di Muara Teweh

Tersangka Anang (kanan) dan Andre bersama sejumlah barang bukti di Mapolres Barito Utara di Muara Teweh, Kamis (14/11/2019).ANTARA/HO-Satreskrim Polres Barut

Muara Teweh (ANTARA) - Kepolisian Resor Barito Utara, Kalimantan Tengah, menangkap dua orang pelaku pencurian Anang Suradi alias Anang dan Andre Paulus Setiawan dengan korban Neti Kumala Dewi warga Jalan Karya Praja RT 33 Muara Teweh sejumlah uang negara asing dengan nilai kerugian Rp45 juta.

"Kedua pelaku beserta barang bukti diantaranya  mata uang asing dari berbagai negara yakni dolar Amerika Serikat, ringgit Malaysia, riyal Arab Saudi, dolar Singapura dan bath Thailand," kata Kapolres Barito Utara AKBP Daston Matheus Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang di Muara Teweh, Kamis.

Aksi pencurian yang dilakukan Anang  warga Jalan Parangkampeng RT 22 Kelurahan Lanjas dan Andre warga Jalan Muara Desa Ipu Km 8 Kecamatan Lahei Barito Utara pada Senin (11/11) sekitar pukul 10.30 WIB di rumah Neti Jalan Karya Praja Muara Teweh yang sedang kosong tidak ada penghuninya.

Sejumlah barang yang hilang antara lain handycamp, kamera digital, jam tangan, uang asing dari berbagai negara, laptop dan HP.

Diketahuinya pencurian itu pada Senin (11/11) jam 16.00 WIB sore, tersangka Anang memperlihatkan uang kertas asing dan kamera digital kepada seorang warga setempat.Polisi mendapat informasi terkait ciri-ciri uang asing dan kamera digital tersebut identik dengan barang dan uang milik korban Neti yang hilang saat kejadian sedang tidak berada di rumah karena bekerja sebagai ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara.

Berbekal informasi dari warga itu, polisi melakukan penyelidikan mengenai keberadaan pelaku Anang.Kemudian pada Rabu (13/11) pukul 16.45 WIB, pelaku berhasil ditangkap di rumah orang tuanya di Jalan Parangkampeng RT 22 Kelurahan Lanjas. Setelah itu pelaku Anang mengakui melakukan pencurian di rumah Neti bersama Andre.

"Tersangka Andre ditangkap pada Rabu (13/11) sekitar jam 17.05 di rumahnya di Desa Ipu Kecamatan Lahei," katanya.

Menurut Kasat, tersangka Anang berperan sebagai pelaku utama yang masuk ke dalam areal rumah korban yang sekelilingnya berpagar, kemudian mencongkel pintu rumah korban sebelah kiri dengan menggunakan kapak, linggis dan gunting rumput. Setelah berhasil merusak pintu, kemudian tersangka mengambil barang-milik korban.

Sedangkan Andre berperan membantu Anang  memanjat pagar tembok di belakang rumah korban, mengawasi keadaan sekitar rumah korban dan memberitahu kepada Anang apabila aksi pencuriannya diketahui oleh orang lain.

Ditangan Andre disita dua lembar uang masing-masing senilai 100  dan 1 dolar AS, handycamp merk Panasonic, jam tangan merk Mirage dan jam tangan merk Sophie Martin.

Dari Anang, polisi mengamankan barang bukti diantaranya sembilan lembar uang  senilai 100 dolar AS, satu lembar yang 5 dolar AS, dua lembar uang 5 ringgit dan selembar uang 1 ringgit, sepuluh lembar 1 riyal, dua lembar 50 riyal, dua lembar 5 riyal, empat lembar 10 riyal, satu lembar 10 dolar Singapura, satu lembar 100 bath, jam tangan merk SKMEI warna silver, kamera merk Casio warna silver, HP Nokia hitam, laptop merk Acer warna biru dan charger, laptop Toshiba warna abu-abu dan charger.

Selain itu barang bukti lainnya diamankan linggis panjang sekitar 165 centimeter, kapak panjang 80 cm dan gunting rumput dalam keadaan patah panang sekitar 60 cm.

"Kedua tersangka  dijerat Pasal 363 atau 382 KUH Pidana," ujar Kristanto.
 

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar