Tersangka bom Medan bertambah jadi 23 orang

id bom Medan,teroris,Tersanga bom Medan bertambah jadi 23 orang,bom bunuh diri

Tersangka bom Medan bertambah jadi 23 orang

Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Senin. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Medan (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara hingga Senin menetapkan 23 orang sebagai tersangka terkait dengan bom bunuh diri Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan.
 
Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto mengatakan bahwa mereka saat ini berada di rutan Polda Sumut.
 
"Kemarin 18, sekarang ada tambah 5. Dari 5 tersangka 2 di antaranya menyerahkan diri tadi malam didampingi kepling Polsek Hamparan Perak," kata Kapolda di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Senin.

Baca juga: Pasca bom Medan, Polri amankan 19 terduga teroris
 
Dari hasil pengembangan yang dilakukan Densus 88 dan Polda Sumut terhadap lima tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti berupa senjata rakitan, senapan angin, panah dan senjata tajam jenis sangkur.
 
"Ini yang disita dari hasil penggeledahan terhadap tempat tinggal para pelaku," ujarnya.
 
Agus menyebutkan tim gabungan akan terus melakukan pengembangan untuk mencari orang-orang yang terlibat dalam kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.
 
"Siapapun yang masuk dalam jaringan kelompok ini akan dilakukan upaya untuk memberikan rasa aman kepada warga Sumatera Utara," ujarnya.

Baca juga: Istri pelaku bom Medan terpapar radikalisme lebih dulu
 
Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Makopolrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.
 
Ledakan yang diduga bom bunuh diri itu dilakukan seseorang berinisial RMN (24). Pelaku meledakkan diri di sekitar kantin Polrestabes Medan. Akibatnya, enam orang terluka.

Baca juga: Istri pelaku bom medan rencanakan aksi teror di Bali

Baca juga: Konten Youtube milik pelaku bom bunuh diri di Medan

Baca juga: Polisi amankan dua teman pengajian terduga pelaku bom Medan

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar