Berkunjung ke Sampit, Wakil Ketua DPR soroti perkebunan sawit

id Berkunjung ke Sampit, Wakil Ketua DPR soroti perkebunan sawit,Sawit,Kotim,Kotawaringin timur,Sampit,Azis Syamsuddin

Berkunjung ke Sampit, Wakil Ketua DPR soroti perkebunan sawit

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin saat menghadiri HUT ke-55 Partai Golkar di Sampit, Rabu (20/11/2019) malam. ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyoroti investasi perkebunan kelapa sawit saat berkunjung ke Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

"Saat perjalanan darat dari Palangka Raya menuju Sampit, saya sengaja tidak tidur di mobil karena ingin melihat kebun sawit yang luas di sini. Hasil kebun berhektare-hektare itu juga harus dinikmati masyarakat. Perusahaan wajib memberikan CSR (program tanggung jawab sosial perusahaan) kepada masyarakat," tegas Azis saat menghadiri perayaan HUT ke-55 Partai Golkar di Sampit, Rabu malam.

Sesuai kapasitasnya sebagai wakil rakyat, dia mengaku sangat memperhatikan nasib rakyat. Dia berjanji tidak akan tinggal diam jika hak-hak rakyat dirampas oleh pengusaha maupun oknum-oknum pejabat dan aparat.

Selama ini sudah banyak pengaduan masyarakat terkait berbagai hal di bidang perkebunan kelapa sawit. Pengaduan yang disampaikan masyarakat umumnya terkait penyerobotan tanah warga oleh pihak perusahaan di sejumlah daerah.

Dia mengimbau perusahaan menjalankan aktivitas sesuai aturan hukum. Perusahaan diminta merangkul masyarakat dan memperhatikan pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakatnya sehingga semua bisa berjalan demi kemajuan bersama.

Pemerintah dan aparat penegak hukum di daerah ini juga diminta memperhatikan keluhan rakyat. Jika ada permasalahan, pemerintah daerah dan aparat tidak boleh mengabaikan hak-hak rakyat, meski ketika berhadapan dengan korporasi besar.

Baca juga: Golkar ingin menangi Pilkada Kalteng dan Kotim

Politisi Partai Golkar mewanti-wanti agar tidak ada oknum pejabat dan aparat yang melanggar aturan. Azis juga sengaja mengumumkan nomor telepon selulernya dengan maksud agar masyarakat tidak takut melaporkan jika ada perusahaan maupun oknum pejabat dan aparat yang berbuat semena-mena kepada rakyat.

"Imbauan Kapolri Idham Azis kan sudah jelas bahwa tidak boleh ada oknum yang "bermain" dan tidak boleh ada pengusaha yang menindas masyarakat. Kalau ada maka akan ditindak tegas sesuai aturan," tegas Azis.

Dia mengajak pemerintah dan penegak hukum hingga di daerah untuk menjalankan visi Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan Indonesia maju. Komitmen ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua elemen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Ini penjelasan Pemkab Kotim kepada DPRD terkait solusi defisit anggaran


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar