DPRD Gumas: Tangkap peluang saat pelaksanaan Sinode Umum GKE

id Rayaniatie Djangkan,Sinode Umum GKE,DPRD Gumas: Tangkap peluang saat pelaksanaan Sinode Umum GKE

DPRD Gumas: Tangkap peluang saat pelaksanaan Sinode Umum GKE

Narasumber Pelatihan keterampilan membuat kerajinan dengan teknik sospeso transparente Elis Sri Rahayu (berdiri) saat memberi arahan kepada para peserta pelatihan, di aula kantor Majelis Jemaat Resort GKE Kuala Kurun, Jumat (29/12/2019). (ANTARA/HO-KPPer GKE Resort Kuala Kurun)

Kuala Kurun (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Rayaniatie Djangkan mendorong kaum perempuan untuk menangkap peluang usaha saat Sinode Umum XXIV Gereja Kalimantan Evangelist di Kuala Kurun tahun 2020 mendatang.

“Kita akan menjadi tuan rumah Sinode Umum XXIV GKE pada tahun 2020 mendatang. Tentu akan muncul berbagai peluang usaha dari pelaksanaan Sinode Umum,” kata Rayaniatie saat dihubungi dari Kuala Kurun, Minggu.

Dikatakan, pelaksanaan Sinode Umum akan dihadiri ribuan orang yang berasal dari berbagai daerah. Salah satu peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya kaum perempuan adalah dengan membuat cinderamata.

Baca juga: DPRD Gumas: Parade Natal mempererat kebersamaan umat Kristiani

Tamu undangan biasanya menginginkan cinderamata untuk dibawa kembali ke daerah mereka. Artinya, peluang usaha cinderamata hendaknya dapat dipersiapkan sejak sekarang oleh kaum perempuan di wilayah itu.

“Peluang seperti itu yang saya harap dapat dimanfaatkan oleh kaum perempuan, saat kita menjadi tuan rumah Sinode Umum XXIV GKE 2020. Bisa juga peluang di bidang lain seperti kuliner dan lainnya,” paparnya.

Pada Jumat (28/11) lalu, Komisi Pelayanan Perempuan (KPPer) GKE Resort Kuala Kurun bekerjasama dengan Universitas Palangka Raya melaksanakan pelatihan keterampilan membuat kerajinan dengan teknik sospeso transparente.

Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat dalam mempersiapkan kaum perempuan untuk membuat cinderamata. Dia berharap, pemerintah kabupaten maupun organisasi lain juga dapat mengadakan pelatihan serupa.

Baca juga: Ratusan umat Kristiani Gumas ikuti Parade Natal

Wakil Ketua KPPer GKE Resort Kuala Kurun Warsinie Edyson Kenting menuturkan, pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan kaum perempuan yang menjadi perwakilan dari beberapa SPPer Resort GKE Kuala Kurun.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini para peserta memiliki keterampilan dan dapat memanfaatkannya untuk menambah penghasilan. Pesertanya terbatas, jadi pengetahuan yang didapat hendaknya disebarkan lagi,” ucapnya.

Narasumber kegiatan Elis Sri Rahayu mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Wilayah dan salah satu penerapan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.

Dia menerangkan, kegiatan ini merupakan kedua kalinya yang dilaksanakan di kalangan KPPer GKE Resort Kuala Kurun, dimana pada tahun 2018 lalu juga dilakukan pelatihan, namun dengan teknik decoupage.

Teknik decoupage adalah seni menghias benda dengan cara menempelkan kertas atau kain ke permukaan benda tersebut. Sedangkan teknik sospenso transparente merupakan pengembangan dari teknik decoupage.

“Teknik tersebut bisa diterapkan di berbagai benda seperti tas, tempat tisu, dan lainnya. Intinya menghias benda agar terlihat lebih menarik dan memiliki nilai jual lebih,” demikian Elis.

Baca juga: Ini perkiraan curah hujan di Gumas memasuki Desember 2019

Baca juga: Bupati ingatkan KNPI Gumas kelola anggaran secara transparan

Baca juga: Anggota Korpri Gumas diminta kerja cepat layani masyarakat

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar