Masyarakat jangan jual petasan berdaya ledak tinggi

id kalimantan tengah,kalteng,dprd kota palangka raya,palangka raya,Jum'atni

Masyarakat jangan jual petasan berdaya ledak tinggi

Anggota DPRD Palangka Raya Jum`atni (ANTARA/Ronny NT)

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jum'atni mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah setempat agar tidak menjual petasan dengan daya ledak tinggi pada saat pergantian tahun 2019-2020.

"Imbauan ini kami lakukan agar tidak membahayakan mayarakat. Kemudian tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menimpa warga di daerah kita," kata Jum'atni di Palangka Raya, Selasa.

Dia juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap penjualan dan penggunaan petasan daya menjadi tugas dan wewenang Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palangka Raya. Untuk itu, perlu ada tindakan tegas apabila ada menemukan pedagang yang menjual petasan dengan daya ledak tinggi tersebut.

Jum'atniApalagi petasan dengan daya ledak tinggi itu dalam penggunaannya tidak diperkenankan dimainkan anak-anak di bawah umur. Sebab petasan tersebut sangat membahayakan anak-anak apabila salah dalam penggunaannya. Maka dari itu disarankan jangan para orang tua wajib mengaasi apabila anaknya bermain petasan.

"Saya harapkan Satpol PP di daerah setempat bisa menertibkan apabila ada masyarakat yang menjual petasan berdaya ledak tinggi tanpa izin resmi dari perusahaannya," bebernya.

Baca juga: DPRD desak Pemkot Palangka Raya pastikan ketersediaan BBM jelang Natal

Kendati saat ini penjual petasan di 'Kota Cantik' sebutan Palangka Raya belum menjamur, alangkah baiknya petugas penegak perda (Satpol PP) bisa melakukan pengawasan di sejumlah titik yang sering di jadikan pedagang petasan mangkal.

"Kalau menjual kembang api ya ngak papa saja, tapi kalau menjual petasan dalam daya ledak tinggi segera ditertibkan," ungkapnya.

Selain itu juga, petasan berdaya ledak tinggi tersebut bisa menjadi bencana kebakaran apabila dinyalakan dengan cara tidak sesuai anjuran yang tertera di petasan tersebut.

"Pada intinya berhari-hati dalam menyalakan petasan, sarannya jangan sekali-kali memberikan petasan berdaya ledak kepada anak di bawah umur karena rawan terkena ledakan," demikian Jum'atni.

Baca juga: Masyarakat Palangka Raya diminta teliti sebelum beli parsel Natal

Baca juga: Ketua DPRD dukung peningkatan infrastruktur kota

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar