Faktor usia, Ahsan/Hendra jalani program khusus hadapi Olimpiade 2020 Tokyo

id Ahsan/Hendra jalani program khusus , Olimpiade 2020 Tokyo,The Daddies,Ahsan/Hendra

Faktor usia, Ahsan/Hendra jalani program khusus hadapi Olimpiade 2020 Tokyo

Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan menunjukan medali dan piala usai mengalahkan ganda putra Jepang Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe pada final BWF World Tour Finals 2019 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China, Minggu (15/12/2019). Pasangan Hendra/Ahsan menjuarai BWF World Tour Finals usai mengalahkan pasangan Endo/Watanabe dengan skor 24-22 dan 21-19. ANTARA FOTO/Bimo - Humas PBSI/hma/foc.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih bulu tangkis ganda putra Herry Iman Pierngadi mengungkapkan bahwa pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menjalani program kebugaran fisik khusus sebagai persiapan menghadapi Olimpiade 2020 Tokyo mendatang.

Program tersebut secara khusus diberikan kepada pasangan yang dijuluki The Daddies itu mengingat keduanya merupakan pemain paling senior di antara rekan-rekannya di pelatnas Cipayung.

"Karena mereka berbeda dengan pemain-pemain yang lebih muda, mereka kita jaga programnya khusus untuk menjaga kebugaran fisiknya," tutur Herry di Jakarta, Jumat.

Atas alasan faktor usia itu lah, Herry mengakalinya dengan program "spesial" yang akan mereka jalani selama latihan di Pelatnas PB PBSI, bukan hanya untuk meningkatkan kebugaran, tetapi juga setidaknya dapat mencegah dari cedera.

Pasangan ganda nomor dua dunia itu tentu saja harus menjaga fisik mereka paling tidak sampai Olimpiade 2020 Tokyo yang akan berlangsung dari 24 Juli hingga 9 Agustus. Sebab meski sudah mengamankan tiket Olimpiade, mereka masih harus menjalani beberapa turnamen kualifikasi yang akan berlangsung hingga April tahun depan.

"Mereka dijaga khusus lebih ke fisiknya. Mau meningkatkan lagi saya rasa tidak bisa, yang terpenting jangan sampai cedera saja,"

"Memang turnamen sisa di 2020 ada di Malaysia, Indonesia, kualifikasi Thomas Cup, All England, BAC (Badminton Asia Championships), dan terakhir Olimpiade, " katanya menambahkan.

Setelah menghabiskan tahun 2019 sebagai pemain profesional, Ahsan/Hendra kembali berstatus pemain pelatnas setelah nama mereka tercantum dalam 105 atlet yang dipanggil masuk ke pemusatan latihan tahun depan di Cipayung.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar