Fairid tegaskan akan tertibkan parkir liar di Palangka Raya

id fairid naparin,palangka raya,alman p pakpahan,parkir liar,Fairid tegaskan akan tertibkan parkir liar di Palangka Raya

Fairid tegaskan akan tertibkan parkir liar di Palangka Raya

Warga saat melintasi spanduk pemberitahuan larangan parkir di jalan delapan RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya yang dipasang oleh Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Selasa (14/1/2020) (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Fairid Naparin menegaskan akan menertibkan praktik parkir liar di wilayah setempat.

"Penertiban ini merupakan upaya pemerintah kota untuk berkomitmen terhadap upaya penataan parkir di setiap kawasan 'Kota Cantik'," kata Fairid di Palangka Raya, Selasa.

Pernyataan itu diungkapkan Fairid saat dikonfirmasi terkait penertiban praktik parkir liar di Jalan Tambun Bungai yang juga berada tepat di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Baca juga: Pemkot segera anggarkan pembangunan SDN-2 Panarung yang terbakar

"Jadi intinya, penertiban ini bukan hanya sebatas di kawasan Jalan Tambun Bungai atau di depan RSUD dr Doris Sylvanus saja, melainkan semua kawasan yang selama ini terjadi praktik parkir liar," katanya.

Menurut dia, penertiban praktik parkir liar ini juga untuk memastikan seluruh masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah dalam hal ini para pengguna jalan raya mendapat hak untuk berkendara secara aman dan nyaman.

"Terlepas dari pro maupun kontra, maka melalui penertiban parkir liar ini, pemkot ingin memastikan ketertiban dalam hal penataan parkir. Kemudian juga sebagai upaya peningkatan layanan masyarakat terkait parkir dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir," kata Fairid.

Namun demikian, pria nomor satu di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya juga mengingatkan jajarannya mendahulukan pendekatan persuasif dalam menegakkan setiap peraturan yang ada.

Baca juga: 10 saksi kasus suap proyek pemkot dipanggil KPK

"Saya memberikan kewenangan sepenuhnya bagi seluruh organisasi perangkat daerah untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Namun saya juga menekankan setiap tindakan harus didahulukan dengan pendekatan persuasif," katanya.

Praktik parkir liar di yang biasanya hampir di sepanjang jalan depan RSUD dr Doris Sylvanus itu itu memakan satu lajur Jalan Tambun Bungai. Penertiban juga sebagai tindak lanjut laporan dan keluhan warga yang disampaikan melalui program layanan lapor yang dikelola Diskominfo Kota Palangka Raya.

Meski demikian, usai penertiban tersebut sebagian warga di Kota Palangka Raya juga mengeluhkan sulitnya parkir saat hendak ke RSUD terbesar di Kalimantan Tengah itu. Warga pun meminta solusi terutama memperluas lokasi parkir di RSUD agar nantinya tak kesulitan mencari lokasi parkir.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan menerangkan penertiban parkir liar dilakukan sejalan dengan aturan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) Pasal 287 Ayat 1 dan juga Perda Kota Palangka Raya Nomor 3 Tahun 2016 tentang Retribusi Daerah.

"Seperti Jalan Tambun Bungai ini tidak terlalu lebar, sehingga akan macet bila ada kendaraan yang parkir sembarangan karena akan memakan setengah badan jalan," katanya.

Baca juga: Pemkot targetkan PAD pajak restoran capai Rp14 miliar

Baca juga: Perbaikan jembatan rusak jadi prioritas pemkot Palangka Raya

Baca juga: Pemkot Palangka Raya optimalkan pembenahan drainase



 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar