29 nelayan Aceh ditangkap otoritas pihak keamanan laut Negara Thailand

id 29 nelayan Aceh ditangkap otoritas pihak keamanan laut Negara Thailand,29 nelayan Aceh ditangkap ,Aceh,nelayan Aceh

29 nelayan Aceh ditangkap otoritas pihak keamanan laut Negara Thailand

Sejumlah nelayan tradisional menarik pukat darat saat mencari ikan di pesisir pantai Desa Suak Timah, Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (29/12/2018). Alat tangkap tradisional pukat darat yang ramah lingkungan dan masih bertahan digunakan nelayan di pesisir pantai laut Samudera Hindia dan Selat Malaka Aceh. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/kye.

Aceh (ANTARA) - KM Perkasa Mahera yang dinakhodai Munir bersama 29 anak buah kapal (ABK) asal Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, dikabarkan diduga ditangkap otoritas pihak keamanan laut Negara Thailand.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi Ermansyah Rabu (22/1) membenarkan kejadian tersebut yang terjadi pada Senin (13/1), sekira pukul 08.00 WIB.

Adapun ke-29 ABK yaitu Munir (nakhoda), Ibrahim (KKM), Saipul, Khairul, Nanda, Ikbal, M Yunus, Nurdin, Dona, Iskandar, Rijal, Adi, Ishak, Munzir, Nurdin, Midi, Edi, Munir, Firman, Pendi, Adi, Aris, Abdul Hadi, Andi, Saleh, M Jamil, Adi, dan Mawardi.

Sebelumnya, diperkirakan KM Perkasa Mahera ketika ditangkap berada di ujung perbatasan tiga negara yakni Indonesia, India, Thailand.

Berat dugaan, seluruh nelayan dalam KM Perkasa Mahera, saat itu sedang hanyut dan digerus ombak hingga akhirnya masuk ke perairan Phuket, Thailand.

Namun otoritas pihak keamanan laut luar negeri itu menangkap KM Perkasa Mahera yang juga sedang melakukan pencarian di perairan negara itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penangkapan tersebut dari pihak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI tentang hal ini.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar