Menkes nyatakan belum ada WNI di tanah air positif terjangkit corona

id Menteri Kesehatan,Terawan Agus Putranto,Menkes nyatakan belum ada WNI di tanah air positif terjangkit corona

Menkes nyatakan belum ada WNI di tanah air positif terjangkit corona

Menteri Kesehatan Dokter Terawan Agus Putranto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa. (Rangga Pandu Asmara Jingga)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan hingga saat ini belum ada warga Indonesia di tanah air yang divonis positif terjangkit virus corona.

"Sampai detik ini belum ada pasien yang positif. Kalau dirawat masih ada, tapi yang positif belum," kata Menkes Terawan dijumpai di Istana Presiden, Jakarta, Selasa.

Menkes mengatakan semua pasien yang diduga terjangkit corona masih diperiksa. Apapun hasil pemeriksaan akan dikemukakan apa adanya.

Pasien yang djrawat terduga terjangkit virus corona antara lain ada di Bandung, Cirebon Jambi serta Manado.

"Staf-staf saya sudah mendatangi mereka semua. Untuk di Manado masih dirawat, menunggu satu-dua hari hingga hasilnya keluar. Kalau pasiennya sih sudah tidak panas, tidak sesak, tapi kita tetap harus sesuai SOP," kata Menkes.

Baca juga: Hindari risiko virus corona dengan bijak gunakan talenan

Menkes menekankan tidak semua WNI yang memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan, China, akan diisolasi. Isolasi hanya diterapkan kepada mereka yang memiliki keluhan atau tanda-tanda terjangkit corona.

Kementerian Kesehatan juga menyiapkan sejumlah lokasi yang dapat dipakai manakala dibutuhkan sebuah tempat isolasi khusus bagi pasien terjangkit virus corona.

"Di Jakarta, kita siapkan tiga rumah sakit, mulai dari RS Sulianti Saroso, RSPAD, RS Persahabatan yang punya chamber ketahanan negatif dan punya gedung-gedung untuk isolasi, satu gedung bisa mengisolasi 100-200 orang," kata dia.

Baca juga: Cara hindari risiko terserang virus corona

Baca juga: Evakuasi WNI di Kota Wuhan tak mudah dilakukan, kata Menlu Retno

Baca juga: Honda, Nissan hingga Facebook batasi perjalanan bisnis ke China

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar