Polisi ungkap kasus peredaran uang palsu di Banjarmasin

id Banjarmasin,uang palsu ,Polisi ungkap kasus peredaran uang palsu di Banjarmasin

Polisi ungkap kasus peredaran uang palsu di Banjarmasin

Barang bukti uang palsu dan barang bukti lainnya yang disitu Polsek Banjarmasin Timur. (ANTARA/Gunawan Wibisono)

Banjarmasin (ANTARA) - Unit Buru Sergap (Buser) bersama Piket Fungsi Polsek Banjarmasin Timur berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu di kota setempat.

"Memang benar, kami mengungkap peredaran uang palsu, dan pelaku serta barang buktinya sudah kami amankan," kata Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur Iptu Timur Yono di Banjarmasin, Senin.

Ia mengatakan, pengungkapan kasus uang palsu itu dilakukan pada Selasa (28/1) malam, sekitar pukul 21.00 WITA.

Tempat kejadian perkara diketahui berada di Jalan Pramuka Km 6 tepatnya di Terminal Induk RT01 Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku peredaran uang palsu itu diketahui bernama Jainal Hakim alias Amat (39) warga Jalan Suandi Sumarta Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalsel.

Menurut dia, pengungkapan kasus tersebut berawal saat patroli gabungan Piket Fungsi dan Unit Buser Polsek Banjarmasin Timur melewati tempat kejadian perkara. Saat itu korban langsung menghentikan mobil patroli dan menerangkan bahwa ada pelaku bernama Amat membeli handphone korban dengan menggunakan uang palsu.

Mengetahui hal tersebut petugas langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti berupa 20 lembar uang palsu pecahan Rp100.000.

Kemudian, anggota Buser melakukan pengembangan ke tempat di mana pelaku menginap yaitu di Jalan Pramuka tepatnya di Hotel Andika 1 kamar 202 Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Di kamar hotel tersebut petugas Buser menemukan barang bukti berupa tiga lembar uang palsu pecahan Rp100.000, dua kotak atau pewarna kuku, satu gunting, satu bungkus cotton buds.

Atas temuan barang bukti itu, kemudian pelaku mengakui bahwa handphone korban yang dibeli pelaku dengan uang palsu tersebut disembunyikan di bawah meja depan warung Terminal Induk Km 6.

Mengetahui hal tersebut petugas Buser melakukan pencarian dan menemukan satu unit handphone merek Oppo A9 lengkap dengan kotaknya.

Dari kejadian tersebut pelaku berikut barang bukti langsung dibawa ke kantor Polsek Banjarmasin Timur guna pemeriksaan dan proses lebih lanjut.

Sementara ini, pelaku Amat sudah ditetapkan sebagai tersangka dan atas perbuatannya, dia dijerat dengan UU No 7 Tahun 2011 pasal 36 ayat (3) tentang Mata Uang.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar