Optimalkan pengawasan, Bawaslu Kalteng adakan rekrutmen PKD

id Bawaslu, panwaslu, panwaslih, kalteng, kalimantan tengah, pemilu, pilkada

Optimalkan pengawasan, Bawaslu Kalteng adakan rekrutmen PKD

Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi (kanan). (ANTARA/Jaya W Manurung)

Palangka Raya (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah, akan melakukan rekrutmen Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) selama beberapa hari kedepan.

"Sudah tahapan sosialisasi dan pengumuman yang dilakukan Panwascam di wilayah kerjanya masing-masing," kata Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi saat dihubungi dari Palangka Raya, Selasa.

Ia menjelaskan masa tugas PKD selama delapan bulan dan mendapatkan gaji Rp900ribu/bulan. PKD bekerja membantu Bawaslu dan melaksanakan tugas dan kewajiban yang mereka miliki.

Peserta yang terpilih menjadi PKD juga akan diasuransikan ke dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan pengawasnya di kelurahan dan desa. Asuransi BPJS Ketenagakerjaan juga berlaku untuk Panwascam dan Pengawas TPS.

Rekrutmen PKD sesuai amanat Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia nomor 8 tahun 2019, bahwa Bawaslu membuka kesempatan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota PKD.

"Persyaratan calon anggota PKD adalah WNI yang pada saat pendaftaran berusia paling rendah 25 tahun," jelasnya.

Kemudian mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur dan adil, serta memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu. Bagi yang berminat, dapat mengajukan surat lamaran yang ditujukan kepada Panwaslu Kecamatan di wilayahnya dengan melampirkan beberapa persyaratan.

Seperti foto kopi KTP elektronik, pas foto ukuran 3x4, fotocopy ijazah pendidikan terakhir yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang atau menyerahkan fotocopy ijazah terakhir dengan menunjukkan ijazah asli.

Syarat lainnya seperti daftar riwayat hidup, surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah atau Puskesmas. Tidak lupa juga, surat izin dari atasan langsung untuk mengikuti seleksi dan bekerja penuh waktu apabila terpilih bagi yang menjalani profesi lain, serta membuat surat pernyataan.

"Untuk lebih jelas terkait persyaratan tersebut, calon pelamar bisa melihat langsung pengumuman yang ditempelkan Panwascam yang hari ini sudah turun ke desa-desa melakukan sosialisasi atau mendatangi langsung sekretariat Panwascam," ungkapnya.

Seperti diketahui, mulai 10-16 Februari 2020, Bawaslu melalui Panwascam akan melakukan sosialisasi dan pengumuman penerimaan PKD (Istilah PPL Desa sebelumnya). Kemudian 16-22 Februari 2020, Panwascam akan menerima berkas pelamar.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar