Tim Labfor periksa penyebab terbakarnya rumah hingga seorang perempuan tewas

id tim labfor polda jatim,olah tkp,rumah terbakar,perempuan tua tewas,desa malawaken,teweh baru,polres barito utara

Tim Labfor periksa penyebab terbakarnya rumah hingga seorang perempuan tewas

Dua anggota Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP di rumah yang hangus terbakar hingga seorang perempuan tua meninggal di Desa Malawaken Kecamatan Teweh Baru, Senin malam (10/2/2020).ANTARA/HO-Satreskrim Polres Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - im Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi terbakarnya sebuah rumah di Desa Malawaken RT 08 Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah yang mengakibatkan seorang perempuan bernama Kiptina (60) terbakar hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

"Tim labfor yang melakukan pemeriksaan di TKP yaitu dua orang yakni Kompol Agus dan Kompol Hardi pada Senin (10/2) malam," kata Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang di Muara Teweh, Selasa.  

Pada peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (10/2) sore sekitar pukul 14.00 WIB di kilometer 6 ruas jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Barito Utara dengan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur itu sebuah rumah kayu berukuran 4 x 6 tanpa dialiri listrik hangus terbakar.

Korban Kiptina yang sudah tua dengan kondisi kesehatan mata mulai kabur (rabun) itu tinggal seorang diri di rumah, sedangkan suaminya Rupun (65) sedang berada di kebun mereka yang jauh dari rumah yang ditempati pasangan suami istri ini.

Sebelum berangkat ke ladang suami korban menghidupkan perapin (kayu bakar untuk mengusir nyamuk)  di rumah yang jauh dari pemukiman warga lainnya itu lalu ditinggal ke kebun.

"Kami belum memastikan penyebab terbakarnya rumah itu, karena masih menunggu hasil pemeriksaan tim Labfor yang membawa barang berupa arang dan sebagian sisa yang terbakar dilakukan periksaan penyebab terbakarnya rumah," kata Kristanto.
 
Dalam kebakaran itu jenazah korban langsung dibawa anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat ke Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh. 

"Dalam peristiwa kebakaran ini selain menelan korban jiwa dan harta diperkirakan senilai Rp15 juta," ujarnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar