Dua desa di Lahei Barat belum nikmati listrik PLN

id kecamatan lahei barat,pln,musrenbang ,wakil bupati barut,sugianto panala putra,desa belum dialiri listrik,listrik pln

Dua desa di Lahei Barat belum nikmati listrik PLN

Wakil Bupati Sugianto Panala Putra dan Ketua DPRD Hj Mery Rukaini dan pejabat lainnya menghadiri Musrenbang di Kecamatan Lahei Barat di Desa Benao, Senin (17/2/2020).ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara.

Muara Teweh (ANTARA) - Dua dari sebelas desa di Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah  belum menikmati aliran lisrik dari PT PLN Muara Teweh.

"Selama ini pelayanan PLN hanya 1 x 12 jam, selain itu  masih ada dua desa yang masih belum di aliri listrik dari PLN Ranting Muara Teweh antara lain Desa Nihan Hulu dan  Karamuan," kata Camat Lahei Barat Kastanto saat mengikuti Musrenbang kecamatan setempat  yang dibuka Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra di Desa Benao, Senin.

Menurut dia, saat ini yang menjadi prioritas utama dari sebelas desa di Kecamatan Lahei Barat yaitu peningkatan infrastruktur dan keterseadiaan energi dengan terpenuhinya kebutuhan pelayanan aliran listrik 1x24 jam di Kecamatan Lahei Barat.

Camat juga menyampaikan kepada pihak PLN Ranting Muara Teweh yang di wakili oleh Wahyu bahwa seluruh masyarakat Kecamatan Lahei Barat bersedia menghibahkan tanah tanpa ganti rugi dan konpensasi apabila nantinya tiang yang di pasang berada di tanah warga.

"Jadi masyarakat di sejumlah desa bersedia memberikan tanahnya tanpa ganti rugi apabila nantinya tiang yang dipasang PLN berada di tanah warga," kata Kastanto.

Pada musresbang di Kecamatan Lahei Barat tersebut selain dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra juga Ketua DPRD Hj Mery Rukaini serta pejabat lainnya. 

Wakil Bupati Sugianto Panala Putra memperingatkan kepada aparat desa dalam penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) agar jangan terlibat dengan hukum.  

Kepala Desa yang menerima DD dan ADD harus secara seksama dalam penggunaan dana dan pelaporan "Tertib administrasi sesuai kegiatan yang di laksanakan desa".

"Diharapkan semua perangkat desa jangan sampai terlibat hal yang berkaitan dengan hukum yang tidak di inginkan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat optimal,” kata Wabup Sugianto membacakan sambutan Bupati H Nadalsyah.

Dia mengatakan, melalui musrenbang kecamatan ini, masyarakat berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi kegiatan pembangunan. Disamping itu agar terjadinya integrasi dalam merealisasikan setiap aspirasi kegiatan pembangunan di desa serta usulan dari desa.

“Oleh karena itu, pelaksanaan musrenbang dilaksanakan dari tingkat desa/kelurahan diteruskan dalam musrenbang Kecamatan yang dimaksudkan untuk membahas semua usulan kegiatan yang ditampung dalam musrenbang tiap desa dapat dipadukan dengan kegiatan setiap SKPD," ujar Sugianto.
 

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar