Libur sekolah di Barsel sebagai pengalihan kegiatan belajar ke rumah

id Pemkab barsel, barsel, barito selatan, buntok, sekda barsel, edy purwanto, libur sekolah, covid 19, virus corona, orang tua, anak-anak, siswa, murid

Libur sekolah di Barsel sebagai pengalihan kegiatan belajar ke rumah

Sekda Barito Selatan, Edy Purwanto. (ANTARA/Bayu Ilmiawan)

Buntok (ANTARA) - Sekolah di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah diliburkan dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) di wilayah setempat.

"Sekolah diliburkan sejak 19 Maret sampai 1 April 2020 mendatang, termasuk kegiatan ekstrakurikulernya juga diliburkan," kata Sekretaris Daerah Barito Selatan, Edy Purwanto di Buntok, Kamis.

Sekolah yang diliburkan tersebut, dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, maupun perguruan tinggi.

Ia mengatakan, diliburkannya sekolah dan perguruan tinggi sesuai instruksi Gubernur Kalimantan Tengah. Tindak lanjutnya yaitu dengan diterbitkannya surat edaran dari pemkab melalui Dinas Pendidikan setempat.

Dalam surat edaran tersebut, kegiatan belajar mengajar dialihkan di rumah atau 'home learning' dengan mengerjakan tugas yang diberikan guru, serta memanfaatkan teknologi yang tersedia atau belajar secara 'online' atau daring.

Kepala sekolah dan tata usaha sekolah saat status siaga darurat bencana pandemi COVID-19 tetap menjalankan tugasnya di sekolah untuk memberikan pelayanan pendidikan.

Saat ditetapkan status ini, para guru tetap melaksanakan tugas pokoknya dari rumah dengan memanfaatkan media pembelajaran daring yang memungkinkan dan juga wajib memberikan tugas akademik kepada siswa, serta mengumpulkannya secara manual atau media daring yang memungkinkan.

Dalam surat edaran itu juga diimbau kepada guru maupun siswa selama masa libur, tidak melakukan perjalanan keluar dari wilayah Kalteng.

"Kami berharap aktivitas siswa di Barsel supaya dilakukan dirumah dan menghindari kegiatan di luar rumah yang mungkin bisa berdampak pada penyebaran COVID-19," jelas Edy Purwanto.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar