Jenazah tamu dari Jakarta langsung dimakamkan di Kapuas

id Pemkab kapuas, kuala kapuas, virus corona, covid-19, andreas nuah, tamu jakarta, meninggal, polres kapuas, pdp, odp

Jenazah tamu dari Jakarta langsung dimakamkan di Kapuas

Ketua Tim Satgas COVID-19 Kapuas, Andreas Nuah. (ANTARA/All Ikhwan)

Kuala Kapuas (ANTARA) - Jenazah seorang tamu berasal dari Jakarta yang melakukan kunjungan ke Polres Kapuas, Kalimantan Tengah, sudah dimakamkan oleh petugas dangan berpakaian alat pelindung lengkap di pemakaman umum Jalan Jawa Kota Kuala Kapuas, Senin (23/3) malam.

“Malam itu juga jenazahnya dimakamkan. Kalau tidak salah sekitar pukul 22.00 WIB lebih dan dimakamkan di Jalan Jawa,” kata Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kapuas, Andreas Nuah, saat dihubungi melalui telepon, Selasa.

Sedangkan untuk dua orang temannya yang bersama saat melakukan kunjungan ke Polres Kapuas, pada malam itu tidak diketahui keberadaannya. Pihaknya juga sudah melakukan kontak hubungan melalui telepon menanyakan keberadaan dua orang tersebut, namun tidak mendapatkan jawaban.

“Pada malam itu dua orang tersebut, keberadaannya tidak diketahui lagi dimana. Kami coba hubungi melalui telepon sudah tidak aktif lagi,” katanya yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kapuas.

Baca juga: Geger, seorang tamu dari Jakarta pingsan saat berkunjung ke Polres Kapuas dan meninggal

Sementara itu, upaya penanganan yang sudah dilakukan pihaknya terkait hal tersebut, yakni melakukan pendataan terhadap orang-orang dalam pemantauan yang diduga sempat melakukan kontak, sebelum seorang tamu yang berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 50 tahun keatas itu meninggal.

Pihaknya juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan beberapa kali di Polres sebagai langkah pencegahan. Selain itu, pihaknya juga sudah mendata orang-orang yang kontak dengannya, serta melakukan koordinasi dengan Kapolres Kapuas, terkait kejadian tersebut.

Terkait orang dalam pemantauan, pihaknya sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk sementara waktu melakukan isolasi diri di rumah masing-masing dan tidak bepergian ke luar rumah.

“Sudah kami minta kepada orang-orang terkait semalam, baik yang sempat kontak atau bersentuhan langsung, maupun orang yang melakukan evakuasi terhadap yang meninggal, agar sementara waktu mengisolasikan diri di rumah masing-masing,” jelas Andreas Nuah.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar