Rencana pembatasan akses Bandara Tjilik Riwut masih melalui sejumlah tahapan

id Bandara tjilik riwut, palangka raya, kalteng, kalimantan tengah, pembatasan akses, lockdown lokal, penumpang, darat, udara, pelabuhan

Rencana pembatasan akses Bandara Tjilik Riwut masih melalui sejumlah tahapan

Penumpang yang baru tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya melalui sejumlah prosedur kesehatan sebelum bisa keluar terminal, Kamis, (26/3/2020). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S Ampung menjelaskan, pihaknya merencanakan pembatasan akses pada Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

"Bukan menutup secara total, kami hanya ingin pembatasan akses hanya melalui Bandara Tjilik Riwut, sedangkan bandara lain masih beroperasional," katanya di Palangka Raya, Minggu.

Rencana tersebut juga masih harus melalui sejumlah tahapan, seperti koordinasi yang pihaknya jalin dengan PT Angkasa Pura II selaku operator bandara dan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub RI.

"Mekanismenya akan kami sampaikan secepatnya setelah pertemuan bersama pada Senin (30/3) besok," jelas Leonard yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kalteng tersebut.

Baca juga: AP II : Penutupan Bandara Tjilik Riwut menjadi kewenangan Kemenhub RI

Baca juga: Putus rantai penyebaran COVID-19, Bandara Tjilik Riwut bakal ditutup sementara


Sedangkan untuk jalur darat menuju provinsi tetangga, juga masih seperti biasa atau berjalan normal, hanya saja dilakukan pengawasan ketat khususnya pada pintu masuk daerah. Termasuk pada sejumlah pelabuhan di Kalteng yang masih beroperasional supaya menjaga ekonomi tetap berjalan.

Sementara itu Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalteng Suyuti Syamsul menambahkan, memang pemerintah provinsi berencana melakukan pembatasan akses seperti pada bandara.

Namun hal itu hanya akan efektif, jika disertai dukungan masyarakat melakukan pembatasan sosial atau 'social distancing' seperti pembatasan kontak fisik dan menjaga jarak antara satu dan lainnya.

"Jadi intinya meski pun ada pembatasan, penerapan 'social distancing' tetap harus dilakukan," tegas pria yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kalteng tersebut.

Sejumlah daerah perbatasan dan pesisir prioritas pencegahan penyebaran di Kalteng, diantaranya Kudangan-Lamandau, Manis Mata-Sukamara, Kumai dan bandara di Kotawaringin Barat, pelabuhan dan bandara di Kotawaringin Timur, serta pelabuhan di Seruyan.

Kemudian pelabuhan dan Nanga Pinoh-Katingan, Bahaur di Pulang Pisau, Batanjung dan Anjir-Kapuas, Jenamas di Barito Selatan, Pasar Panas-Barito Timur, serta Lampeong-Barito Utara.

Baca juga: Legislator sarankan Bandara Tjilik Riwut ditutup untuk sementara

Baca juga: Pergerakan pesawat dan penumpang Bandara Tjilik Riwut turun hingga 50 persen

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar