Kodim Muara Teweh dan tim gugus tugas gencar sosialisasikan "Social Distancing"

id kodim 1013 muara teweh,tim gugus tugas barito utara,sosialisasi,social distancing

Kodim Muara Teweh dan tim gugus tugas gencar sosialisasikan "Social Distancing"

Personel Kodim 1013 Muara Teweh melakukan sosialisasi social distancing ke sejumlah cafe dan warung di Muara Teweh, Minggu (29/3/2020) malam. ANTARA/HO-Kodim 1013 Muara Teweh

Muara Teweh (ANTARA) - Kodim 1013 Muara Teweh dan instansi yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona atau COVID-19  dalam rangka membantu pemerintah gencar melakukan sosialisasi dan imbauan kepada para pemilik warung makan maupun cafe di Muara Teweh dalam hal 'Social Distancing' atau jaga jarak.

"Imbauan dan sosialisasi kepada para pemilik warung maupun cafe serta pengunjung dilakukan dengan pendekatan persuasif.  Hal ini dimaksudkan agar masyarakat sadar untuk mematuhi social distancing,  sebagai salah satu syarat mutlak penghentian COVID-19," kata Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf Yusan Riawan melalui Pasiopsdim Kapten Inf Ngaijo di Muara Teweh, Minggu (29/3) malam.

Dia menegaskan, social distance dalam berinteraksi sosial merupakan hal yang mutlak,  tidak bisa ditawar. Tempat-tempat yang menjadi sarana berkumpul seperti warung,  cafe,  taman agar dijauhi. Masyarakat supaya tinggal di rumah. Kepada pemilik warung, ada cara untuk melayani pembeli agar aman,  yaitu dengan cara dibungkus dan dibawa pulang. Hal ini untuk menekan resiko penularan COVID-19. 
 
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan sosialisasi social distancing ke sejumlah cafe ddan pemilik warung di Muara Teweh, Minggu (29/3/2020) malam. ANTARA/HO-Kodim 1013 Muara Teweh

"Mari kita sama-sama menjaga untuk kesehatan bersama. Jangan menunggu ada kejadian di wilayah kita. Para pembeli,  para remaja agar kembali ke rumah,  jangan nongkrong-nongkrong, yang sebenarnya tidak bermanfaat,  apalagi saat ini,  mendatangkan mudarat," katanya.

Pasiops menambahkan, hal lain yang sangat penting, agar pemilik warung atau cafe menyediakan sarana cuci tangan lengkap dengan sabun disetiap depan warung atau cafe. Maksudnya, sebelum masuk para pembeli wajib mencuci tangan sampai bersih. 

"Mari kita buang ego,  kita sadari bahwa pencegahan penularan COVID-19 adalah tanggung jawab bersama. Mencegah lebih baik dari pada mengobati," kata dia. 

Dalam patroli terpadu tersebut, instansi yang terlibat Kodim 1013 Muara Teweh, Polres Barito Utara dan Satpol PP  setempat dengan sasaran terus berlanjut ke sejumlah titik-titik lain di Muara Teweh.
 

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar