Disperpusip bantu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Sukamara

id Pemkab sukamara, sukamara, dinas perpustakaan, masker, bakti sosial, virus corona, covid 19

Disperpusip bantu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Sukamara

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sukamara membagikan masker gratis kepada masyarakat, Kamis, (30/4/2020). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Sukamara (ANTARA) - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah Karyono menerangkan, pihaknya bersama komunitas penjahit membagikan masker kepada masyarakat di sebanyak empat titik berbeda.

Pihaknya membagikan masker di jalan protokol dekat Pasar Saik, Pasar Inpres, Desa Karta Mulya dan di depan Kantor Disperpusip yang dipimpin langsung Wakil Bupati Sukamara Ahmadi, katanya di Sukamara, Kamis.

"Total sebanyak 500 masker hasil buatan DWP Disperpusip dan komunitas penjahit di Sukamara,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan guna mendukung pemerintah mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Pembuatan 500 masker tersebut, dilakukan dengan memberdayakan komunitas penjahit pemula yang dibina langsung oleh Disperpusip.

“Kami akan terus bina para penjahit pemula ini dengan jumlah sebanyak 20 orang. Kami harapkan, masker-masker hasil produksi komunitas ini bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Karyono mengatakan, pengadaan mesin jahit yang dilakukan pihaknya digunakan untuk keperluan penjahit binaan dalam membuat masker. Diharapkan juga, hal tersebut menjadi peluang dalam menunjang perekonomian masyarakat.

Pembinaan akan terus dilakukan, hingga para penjahit pemula ini benar-benar mumpuni. Meskipun ada berbagai kendala, tetapi tidak terlalu signifikan. Untuk itu, pihaknya berharap program ini terus berlanjut dan masyarakat dapat menerima manfaatnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama pembagian masker, pihaknya memang masih menemukan adanya masyarakat keluar rumah tanpa menggunakan masker. Karenanya pembagian tersebut juga bertujuan, menyadarkan masyarakat, tentang pentingnya menggunakan masker.

“Masker yang kami bagikan tersebut habis. Ini menandakan bahwa masyarakat masih banyak yang keluar tanpa menggunakan pelindung mulut dan hidung. Kami berharap, masyarakat lebih menyadari lagi pentingnya melindungi diri dari bahaya COVID 19 saat ini,” jelasnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar