Kagama Kalteng terus berkontribusi bantu atasi dampak pandemi COVID-19

id Kagama kalteng, universitas gadjah mada, ugm, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada, bakti canthelan, sembako, bakti sosial, virus corona, covid 19

Kagama Kalteng terus berkontribusi bantu atasi dampak pandemi COVID-19

Kegiatan Bakti Canthelan yang digelar Kagama Pengda Kalteng, bersama Kagamahut Komda Kalteng, guna meringankan beban sesama di masa pandemi COVID-19. (ANTARA/Ho-Kagama Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pengurus Daerah Kalimantan Tengah, ikut prihatin dengan adanya pandemi COVID-19 yang melanda wilayah setempat dan mengimplementasikannya dalam bentuk aksi sosial.

Salah satunya "Bakti Canthelan", yaitu kegiatan pembagian sembako dan bahan makanan berupa lauk dan sayuran, dengan cara menggantungkannya di tempat yang disediakan, kata Ketua Bidang Anggota dan Organisasi Kagama Pengda Kalteng, Mukti Aji di Palangka Raya, Jumat.

"Kegiatan itu dilakukan Kagama Pengda Kalteng, bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada-Fakultas Kehutanan (Kagamahut Komda Kalteng)," jelasnya.

Konsep kegiatan "Bakti Canthelan" sederhana, yaitu melindungi tetangga dan orang di lingkungan terdekat dari kelaparan karena kehilangan pekerjaan dan berkurangnya penghasilan akibat Pandemi COVID-19.

Tujuannya mewujudkan pengabdian anggota Kagama untuk berbagi pangan, berwujud mentah atau matang dan sumber daya lainnya, kepada masyarakat yang membutuhkan dalam situasi pandemi saat ini.


 
Kegiatan Bakti Canthelan yang digelar Kagama Pengda Kalteng, bersama Kagamahut Komda Kalteng, guna meringankan beban sesama di masa pandemi COVID-19. (ANTARA/Ho-Kagama Kalteng)

Ia menjelaskan, pada 12 Mei 2020 pihaknya memulai kegiatan Bakti Canthelan di dua lokasi, yaitu Jalan RTA Milono kilometer 2,5 di depan Kantor BPDAS-HL dan di depan Komplek Kehutanan Jalan Rajawali kilometer 5 atau perempatan Jalam Badak-Rajawali.

"Alhamdulillah donasi dari teman-teman Kagama Kalteng terus berdatangan,” katanya.

Lebih lanjut ia menjabarkan, setiap harinya pihaknya menggantungkan 50 plastik di dua lokasi tersebut dengan variasi menu sembako, meliputi beras, mi, telur, garam, bumbu dapur, hingga sayuran dan lauk.

Baca juga: Kagama Kalteng peduli COVID-19, salurkan bantuan APD ke faskes

Baca juga: Sejumlah pejabat menjadi pengurus Kagama, ini harapan Pemprov Kalteng


Pada 21 Mei 2020, pihaknya menambah lagi dua lokasi, yaitu di Jalan G Obos atau depan kantor BPKH dan di Kereng atau depan kantor Seksi BKSDA.

Untuk empat lokasi tersebut dalam sehari pihaknya menggantungkan 100 plastik, dengan harapan bisa membantu 100 orang setiap hari untuk kebutuhan pokok mereka.

“Kalo ditanya kenapa menggunakan sistem gantung atau canthelan, karena variasi kegiatan ini seperti falsafah tangan kanan memberi tapi tangan kiri tidak melihat, jadi yang membutuhkan langsung ambil dari canthelan,” ungkapnya yang juga Sekretaris Kagamahut Komda Kalteng tersebut.

Pihaknya berharap, kegiatan itu bisa menstimulasi warga lainnya yang memiliki kemampuan lebih, untuk berpartisipasi dalam berbagi pangan mentah ataupun matang, kepada warga lain yang membutuhkan, terutama mereka yang tidak tersentuh bantuan yang lain dengan cara digantungkan atau dicanthelkan.

Adapun sumber donasi murni dari iuran alumni Kagama Kalteng dan kegiatan tersebut, murni kepedulian sosial dan tidak ada motif politik. Kegiatan canthelan tersebut, nyatanya juga membantu menggerakkan ekonomi lokal, sebab pihaknya berbelanja sembako dari warung-warung dekat lokasi titik canthelan, maupun kelompok tani binaan Kehutanan di Kalampangan.

Untuk diketahui, sebelumnya Kagama Kalteng juga melaksanakan bakti sosial, berupa pembagian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis. Berupa 50 unit coverall (baju APD), 50 buah 'face shield' (plastik pelindung muka) dan 400 buah sarung tangan latex yang didistribusikan ke Klinik Universitas Palangka Raya, Puskesmas Kayon, Puskesmas Jekan Raya kilometer 10, Puskesmas Menteng, serta RS Siloam.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar