Pelaksanaan Sinode Umum XXIV GKE ditunda maksimal satu tahun

id Pelaksanaan Sinode Umum XXIV GKE ditunda,Pelaksanaan Sinode Umum XXIV GKE ditunda maksimal satu tahun,Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing

Pelaksanaan Sinode Umum XXIV GKE ditunda maksimal satu tahun

Wabup Gumas Efrensia L.P. Umbing saat mengikuti Sinode Umum Luar Biasa GKE secara virtual, di rumah jabatan Wabup Gumas, Selasa (7/7/2020). (ANTARA/Chandra)

Kuala Kurun (ANTARA) - Wakil Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Efrensia L.P. Umbing mengatakan bahwa pelaksanaan Sinode Umum ke XXIV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) ditunda, maksimal hingga satu tahun ke depan.

“Seyogyanya Sinode Umum ke XXIV GKE dilaksanakan 8 – 12 Juli 2020 di Kuala Kurun, tetapi karena pandemi COVID-19 maka disepakati ditunda maksimal hingga satu tahun ke depan,” ucapnya usai mengikuti Sinode Umum Luar Biasa GKE secara virtual, di Kuala Kurun, Selasa.

Yang dimaksud dengan penundaan maksimal satu tahun ke depan adalah bisa saja Sinode Umum ke XXIV dilaksanakan pada tahun 2020 namun bisa juga dilaksanakan sebelum Juli 2021, tergantung perkembangan pandemi COVID-19 khususnya di Kabupaten Gumas.

Baca juga: Dinkes Gumas mulai bina KPM di desa/kelurahan lokus stunting

Pemerintah Kabupaten Gumas mendukung keputusan penundaan Sinode Umum ke XXIV GKE tersebut, mengingat saat ini kabupaten bermotto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau berstatus zona merah COVID-19 dan belum dapat dipastikan kapan pandemi COVID-19 akan berakhir.

Jika pandemi COVID-19 masih berlangsung hingga Juli 2021, ujar dia, tidak menutup kemungkinan sinode umum tetap dilaksanakan dengan ketentuan tertentu seperti pembatasan jumlah peserta, pelaksanaan beberapa agenda secara virtual, dan beberapa lainnya.

Nantinya, penundaan pelaksanaan sinode umum akan dimanfaatkan oleh Pemkab Gumas untuk melakukan persiapan secara lebih maksimal, seperti membenahi sarana dan prasarana penunjang, mempercantik Kota Kuala Kurun, dan beberapa lainnya.

Baca juga: Legislator Gumas: Risiko gagal panen harus diminimalisir

“Dengan adanya penundaan Sinode Umum ke XXIV GKE maka otomatis kepengurusan majelis sinode juga harus diperpanjang hingga dilaksanakan Sinode Umum ke XXIV GKE secara normal,” papar Efrensia.
 
Ketua Perwakilan Majelis Sinode GKE Kabupaten Gumas Rony Karlos dan lainnya saat mengikuti Sinode Umum Luar Biasa GKE secara virtual, di Gedung Christian Center di Kuala Kurun, Selasa (7/7/2020). (ANTARA/Chandra)


Ketua Perwakilan Majelis Sinode GKE Kabupaten Gumas yang juga Ketua Umum Panitia Sinode Umum XXIV GKE 2020 di Kuala Kurun Rony Karlos mengatakan bahwa sebenarnya panitia sudah siap untuk melaksanakan sinode umum.

Namun, sambung dia, mengingat saat ini Kabupaten Gumas masuk zona merah COVID-19, maka pelaksanaan sinode umum sebaiknya ditunda, demi menghindari terjadinya penyebaran dan penularan COVID-19.

Untuk diketahui, Sinode Umum Luar Biasa GKE secara virtual dipimpin langsung oleh Ketua Umum Majelis Sinode GKE Pdt Dr Wardinan S Lidim, M.Th. Sinode Umum Luar Biasa GKE secara virtual diikuti oleh pihak-pihak terkait lainnya.

Baca juga: Bupati Gumas harapkan camat, kades dan lurah bantu KPU sosialisasikan tahapan pilkada

Baca juga: PKK Gumas ajak masyarakat jadikan pekarangan rumah sumber gizi

Baca juga: Dukcapil Gumas gunakan barcode cegah pemalsuan adminduk

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar