Pemkab Seruyan gelar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama

id Pemkab seruyan, kuala pembuang, bupati seruyan, yulhaidir, uhai

Pemkab Seruyan gelar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama

Bupati Seruyan Yulhaidir saat memberikan arahan di Kuala Pembuang, Rabu, (8/7/2020). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Kuala Pembuang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah menggelar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama untuk menjaring pegawai negeri sipil (PNS) yang berkompeten pada bidangnya masing-masing.

“Saya harap dilaksanakannya seleksi ini memberikan hasil yang maksimal sehingga mampu membawa Seruyan ke arah lebih baik lagi,” kata Bupati Seruyan Yulhaidir di Kuala Pembuang, Rabu.

Yulhaidir mengingatkan pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi tersebut, digelar dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017.

Hal itu sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang manajemen PNS dan juga peraturan pendayagunaan aparatur sipil negara nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif di lingkungan instansi pemerintah. 

“Saya mengimbau kepada para peserta seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama, agar mengikuti tahapan demi tahapan seleksi dengan serius," jelasnya.

Hingga pada akhirnya terdapat tiga calon pejabat pimpinan tinggi pratama dan salah satu akan ditetapkan menjadi pejabat pimpinan tinggi pratama sesuai formasi jabatan yang dipilih saat seleksi.

Sesuai peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 kemudian diubah dengan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020 pasal 127 ayat 1, menyebutkan panitia seleksi menyampaikan tiga orang calon pejabat pimpinan tinggi pratama terpilih berdasarkan hasil seleksi kepada pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini bupati.

Selanjutnya pada ayat 2 menyebutkan pejabat pembina kepegawaian memilih satu dari tiga calon pejabat pimpinan tinggi pratama, untuk kemudian ditetapkan menjadi pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Hal ini perlu saya sampaikan agar tidak ada opini yang mengharuskan atau mewajibkan kepala daerah untuk memilih peringkat satu dari tiga calon yang telah ditetapkan panitia,” ungkapnya yang akrab disapa Uhai tersebut.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar