PDIP belum umumkan paslon pilkada di Kalteng bagian dari strategi politik

id Provinsi Kalimantan Tengah,Kalimantan Tengah,Sekretaris PDIP Kalteng,Sigit K Yunianto,calon gubernur diusung PDIP di Kalteng,PDIP usung cagub di pilka

PDIP belum umumkan paslon pilkada di Kalteng bagian dari strategi politik

Sekretaris DPD PDIP Provinsi Kalimantan Tengah Sigit K Yunianto berbincang dengan awak media di Palangka Raya, Senin (13/7/2020). ANTARA/Adi Wibowo

Palangka Raya (ANTARA) - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Kalimantan Tengah Sigit K Yunianto mengaku, belum adanya pengumuman dari Pengurus Pusat terkait nama pasangan bakal calon yang diusung dalam pemilihan kepala daerah Kalteng tahun 2020, merupakan bagian dari strategi politik.

"Mengenai bagaimana prosesnya, tentunya akan melahirkan putra terbaik untuk merebut kursi KH 1 Kalteng pada pemilihan kepala daerah nantinya," kata Sigit di Palangka Raya, Senin.

Dikatakan, siapapun calon yang nantinya dipilih oleh DPP PDIP, maka seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih yang ada di Kalteng, berkewajiban untuk memenangkan pasangan yang sudah dipilih tersebut. Dengan begitu, paslon yang diusung PDIP pilkada yang dilaksanakan pada 9 Desember 2020.          

Sigit yang merupakan Ketua DPRD Kota Palangka Raya itu mengatakan, untuk para bakal calon yang sudah mendaftar di PDIP, dipersilahkan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat sembari menunggu hasil surat rekomendasi dari DPP.

"Kalau untuk informasi terkait surat rekomendasi PDIP sudah ke pasangan Riban-Rudi, saya tegaskan belum ada. Semua bacagub mendapatkan hak yang sama untuk mendapatkan rekomendasi dari partai untuk bertarung di pilkada," ucapnya.

Baca juga: Sejumlah poin penting ditekankan pada pilkada serentak di Kalteng

Dirinya juga membantah bahwa rekomendasi untuk Bacagub Kalteng akan diumumkan pada tanggal 11 atau 18 Juli 2020. Sebab, rekomendasi akan dikeluarkan oleh DPP dan akan dirapatkan kembali, sehingga nama yang akan keluar benar-benar putra terbaik dan bisa membawa Kalimantan Tengah menjadi provinsi yang maju serta pembangunannya sangat pesat.

"Pada intinya kita tunggu saja DPP tidak sembarangan dalam memberikan rekom kepada bakal calon, makanya perlu ada perhatian khusus sebelum memilih bacalon yang nantinya maju lewat PDIP," ungkap Sigit.

Apabila sudah nantinya DPP memberikan surat rekomendasi kepada salah satu calon, sambung Sigit, maka semua kader serta simpatisan partai wajib bahu-membahu untuk memenangkan pasangan yang direstui oleh DPP PDIP.

"Kalau sudah ada direstui, maka kader serta simpatisan partai wajib memenangkan Bacalon Gubernur Kalteng sesuai arahan DPP untuk memajukan Kalimantan Tengah," demikian Sigit.

Baca juga: Dua nama kandidat yang siap mendampingi Ismail Bin Yahya di Pilgub 2020

Baca juga: KPU Kalteng ajak warga awasi setiap tahapan dan proses Pemilu

 

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar