Penambahan kasus positif COVID-19 di Kalteng capai 39 orang

id Penambahan kasus covid 19 kalteng, kalimantan tengah, gugus tugas, gubernur kalteng, sugianto sabran

Penambahan kasus positif COVID-19 di Kalteng capai 39 orang

Gambar tangkapan layar Jubir COVID-19 Kalteng Rita Juliawaty saat siaran pers di Palangka Raya, Kamis, (16/7/2020). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis (16/7) menyatakan, penambahan kasus positif baru sebanyak 39 orang.

"Kasus konfirmasi, ada penambahan sebanyak 39 orang," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalteng Sugianto Sabran, melalui Jubir Rita Juliawaty di Palangka Raya.

Mereka berasal dari Palangka Raya 16 orang, Kotawaringin Barat 8 orang, Kotawaringin Timur 3 orang, Katingan 3 orang, Pulang Pisau 1 orang, Barito Timur 1 orang dan Barito Utara 7 orang.

Kemudian pasien sembuh bertambah sebanyak 16 orang, yaitu dari Kotawaringin Barat 8 orang, Kotawaringin Timur 1 orang, Kapuas 2 orang, Gunung Mas 3 orang dan Murung Raya 2 orang. Pasien positif COVID-19 meninggal bertambah 1 orang berasal dari Kotawaringin Barat.

Kumulatif positif COVID-19 Kalteng mencapai 1.297 kasus, terdiri dari 413 dalam perawatan, 811 sembuh dan 73 meninggal dengan tingkat kematian atau 'case fatality rate' (CFR) mencapai 5,63 persen.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebanyak 13 kabupaten dan 1 kota sudah terdampak, namun Sukamara kini menjadi zona hijau karena tidak ada kasus dan Lamandau sudah tidak ada kasus aktif selama 28 hari terakhir, sehingga secara kriteria dapat dikatakan zona hijau tetapi berdasarkan rilis Gugus Tugas Pusat masih dikategorikan zona kuning.

"Sedangkan Seruyan sudah tidak ada kasus aktif tetapi belum mencapai 28 hari sehingga belum dikategorikan zona hijau," ungkapnya saat siaran pers.

Ia juga menyampaikan, masyarakat terus diingatkan bahwa yang dilakukan pemerintah dalam memutus rantai transmisi COVID-19 akan semakin optimal jika seluruh pihak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Seperti menjaga jarak aman, yakni pastikan berjarak 1-2 meter dari orang lain terutama bila berada di kerumunan. Hal ini sangat efektif menghindari tertular dan menulari virus tersebut.

Pakai masker dengan benar dan disiplin, sehingga dimana pun saat berada di ruang publik, hindari mengeluarkan droplet dan terkena droplet atau percikan buliran ketika bicara, batuk maupun bersin, dari dan kepada orang lain.

Kemudian mencuci tangan karena sangat ampuh mematikan virus, sebab lemak sabun akan membunuh virus dan jenis kuman lainnya. Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik, serta ikuti anjuran tahapannya agar tangan benar-benar bersih.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar